Breaking News:

Berita Kendari

Kota Kendari Endemis DBD, Kepala Dinas Kesehatan: Disebabkan Masih Banyak Sarang Nyamuk

Kota Kendari masuk kategori endemis Demam Berdarah Dangue, lantaran kasus DBD terus terjadi di Kota Kendari.

TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari drg Rahminingrum 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kota Kendari masuk kategori endemis Demam Berdarah Dangue, lantaran kasus DBD terus terjadi di Kota Kendari.

Khususnya di Kecamatan Baruga yang berada di posisi kasus DBD tertinggi se-Kota Kendari sejak Januari hingga Oktober 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, drg Rahminingrum mengatakan sebagai langkah pencegahan, pihaknya tidak henti-hentinya memberi pemahaman sosial edukasi untuk waspada bahaya DBD.

Ia memaparkan jika ada yang terjangkit DBD pada satu lokasi kemudian di daerah tersebut banyak jentik nyamuk, maka risiko proses penularan DBD akan lebih tinggi di daerah tersebut.

Apalagi, kata drg Rahminingrum, didukung musim penghujan, yang membantu perkembangbiakan nyamuk lebih cepat.

Baca juga: Dinas Kesehatan Kota Kendari Dorong Upaya Pencegahan Covid-19, Terapkan Aplikasi PeduliLindungi

"DBD tidak mungkin ditularkan jika tidak ada vektornya (jentik nyamuk)," katanya ditemui di ruangan kerjasnya, Kamis (18/11/2021).

Menurutnya, tingkat kesadaran masyarakat masih kurang untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan bebas dari perkembangbiakan nyamuk.

Jika masyarakat memastikan di masing-masing rumah dan lingkungan, tidak memelihara jentik, maka tidak akan ada DBD.

"Jika kasus DBD di Kota Kendari begini terus, itu artinya masyarakat masih suka memelihara jentik atau kata lainnya malas untuk membersihkan lingkungannya," ucapnya.

Sehingga, yang terpenting adalah menyadarkan masyarakat untuk berperan dalam pemberantasan sarang nyamuk DBD (PSN DBD).

Baca juga: Universitas Mandala Waluya Siap Buka Program Studi S2 Keperawatan dan S2 Farmasi

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved