Breaking News:

Berita Kendari

Dinas Kesehatan Kota Kendari Dorong Upaya Pencegahan Covid-19, Terapkan Aplikasi PeduliLindungi

Kasus Covid-19 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali melandai, hingga Kamis (18/11/2021) nol kasus.

TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari drg Rahminingrum 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kasus Covid-19 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali melandai, hingga Kamis (18/11/2021) nol kasus.

Meskipun beberapa hari sebelumnya sempat ada satu sampai dua pasien positif Covid-19, namun kini sudah dipastikan pasien tersebut sembuh.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, drg Rahminingrum mengatakan hal itu disusul dengan upaya vaksinasi yang dilakukan.

Hingga saat ini, kata Kepala Dinas Kesehatan itu, persentase capaian vaksinasi di Kota Kendari mencapai angka 64,86 persen.

Termasuk upaya Pemerintah Kota Kendari menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi, di fasilitas pelayanan kesehatan, hotel, panti pijat, tempat karaoke, mal, dan lain-lain.

Baca juga: Universitas Mandala Waluya Siap Buka Program Studi S2 Keperawatan dan S2 Farmasi

"Itu sebagai Instruksi Menteri Dalam Negeri atau Inmendagri Nomor 58 Tahun 2021 dengan SK dan Surat Edaran terkait PPKM di Kota Kendari yang masih Level 2," jelasnya.

Lanjutnya, kebijakan untuk PPKM Level 2 memang masih dibatasi kapasitas ruangan yakni 50 persen, namun kini lebih ditekankan dengan penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

"Walaupun pada praktiknya kita tidak bisa kaku sekali, jadi sekarang tempat-tempat itu mulai lebih dilonggarkan," bebernya.

drg Rahminingrum mengaku, pihaknya juga membuat aturan mewajibkan mahasiswa yang praktik kerja lapangan atau PKL maupun ingin mengambil data, harus punya aplikasi PeduliLindungi.

"Apalagi mahasiswa kesehatan yang belum divaksin, tidak akan, jangan dikasih data," tegasnya.

Baca juga: Universitas Halu Oleo Tuan Rumah Kongres Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia 6-10 Desember 2021

Di samping upaya pemerintah meningkatkan cakupan vaksinasi dengan PeduliLindungi, Pemkot Kendari juga tetap memberlakukan protokol kesehatan.

Sehingga, ia mengimbau kepada masyarakat untuk terus menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Menurutnya, yang terbukti efektif dan efisien untuk pencegahan saat ini adalah vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan.

"Karena memang protokol kesehatan tidak bisa berhenti, tidak bisa dilonggarkan," tutupnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved