Breaking News:

Kepala Bapenda Sultra Tersangka

2 Jam Diperiksa sebagai Tersangka Dugaan Penganiayaan, Ini Reaksi Kepala Bapenda Sultra Yusuf Mundu

Berikut reaksi Kepala Badan Pendapatan Daerah Sulawesi Tenggara (Bapenda Sultra) Yusuf Mundu usai diperiksa sebagai tersangka dugaan penganiayaan.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Fadli Aksar
Kepala Badan Pendapatan Daerah Sulawesi Tenggara (Bapenda Sultra) Yusuf Mundu usai diperiksa sebagai tersangka dugaan penganiayaan. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Berikut reaksi Kepala Badan Pendapatan Daerah Sulawesi Tenggara (Bapenda Sultra) Yusuf Mundu usai diperiksa sebagai tersangka dugaan penganiayaan.

Kepala Bapenda Sultra Yusuf Mundu diperiksa sebagai tersangka penganiayaan terhadap aktivis, Alfin Pola di Markas Polsek Poasia, Sabtu (13/11/2021).

Polsek Poasia sendiri berada di Jl Badak, Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pemeriksaan terhadap eks Pejabat sementara atau Pjs Bupati Konawe Utara (Konut) berlangsung selama dua jam.

Pemeriksaan dilakukan di ruangan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Poasia AKP Muhammad Salam sejak pukul 13.00 Wita hingga 15.00 Wita.

Sejumlah orang mendampingi Kepala Bapenda Sultra di ruangan Kapolsek Poasia tersebut, termasuk korban Alfin Pola.

Usai diperiksa sebagai tersangka, Yusuf Mundu keluar dari pintu belakang Markas Polsek Poasia, Kota Kendari, Sultra.

Ia berupaya menghindari awak media yang menunggu di depan ruangan Kapolsek Poasia, AKP Muhammad Salam.

Awak media lantas berupaya mencegat Yusuf Mundu untuk meminta tanggapan terkait jalannya pemeriksaan.

"Saya sudah diperiksa sebagai tersangka," kata Yusuf Mundu di Mapolsek Poasia sambil terus berjalan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved