Breaking News:

Berita Konawe

Bupati Kery Saiful Konggoasa ke Demonstran HMI Konawe Protes Calo PT VDIN & OSS: Dimana Orangnya

Menurut massa aksi, ada oknum tidak bertanggung jawab di lingkup PT VDNI dan OSS yang telah memalak calon karyawan.

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Risno Mawandili
TribunnewsSultra.com/Arman Tosepu
Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa, saat berdialog bersama anak-anak Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Konawe di ruangan kerjanya, Senin (01/11/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Puluhan massa aksi yang tergabung dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar aksi demonstrasi, protes pungutan liar atau pungli, di PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan Obsidian Stainlees Stell (OSS).

Menurut massa aksi, ada oknum tidak bertanggung jawab di lingkup PT VDNI dan OSS yang telah memalak calon karyawan.

Iming-iming pugli diduga, harus membayar sejumlah uang jika ingin lolos bekerja di PT VDNI dan OSS.

Anak-anak HMI juga memprotes pribadi Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa, karena jarang berkantor.

Menurut massa aksi, urusan warga jadi terbengkalai gegara bupati malas berkantor.

Tek terima disebut malas berkantor, Kery meladeni massa aksi dan mempertanyakan tudingan tersebut.

Baca juga: Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol Yan Sultra Dimutasi, Digantikan Jenderal Intelijen Mabes Polri

Ia secara mengajak berdebat anak-anak HMI Konawe.

"Ada tiga faktor, masyarakat sudah makan, sehat, sudah berpendidikan," ujar Kery ke massa aksi di Kantor Bupati Konawe, Senin (1/11/2021) siang.

"Arti makan, kalau dia seorang petani saya harus siapkan infrastruktur pertaniannya. Kedua, saya harus siapkan pendidikan, bangunkan sekolahnya, gurunya. Ketiga, kesehatan," beber Kery menjelaskan.

Kery mengaku, tak sama dengan bupati lainnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved