Berita Sulawesi Tenggara

Atlet Renang NPC Sultra Catat Rekor Waktu 21 Detik, Pelatih Optimis Raih Medali Peparnas XVI Papua

Dua atlet renang National Paralympic Committee (NPC) Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam pemusatan latihan mencatat rekor 21 detik di kolam 35 meter.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Muh Ridwan Kadir
Dua atlet renang National Paralympic Committee (NPC) Sulawesi Tenggara (Sultra) yakni Riskom dan Faing dalam pemusatan latihan mencatat rekor 21 detik di kolam 35 meter. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Dua atlet renang National Paralympic Committee (NPC) Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam pemusatan latihan mencatat rekor 21 detik di kolam 35 meter.

Pelatih Renang NPC Sultra, Alimudin Sapar mengaku optimis meraih medali pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua pada November 2021 mendatang melihat hasil catatan tersebut.

Menurutnya, hal tersebut mungkin saja untuk diwujudkan menjadi kenyataan mengingat catatan waktu yang telah diraih mereka berdua selama dua bulan menjalani pemusatan latihan di Kendari.

"Misal jika panjang kolamnya 50 meter, dia tambahkan 15 detik menjadi 36 detik catatan tersebut berpeluang untuk juara," katanya, Selasa (26/10/2021).

Kemungkinan ini bisa semakin terwujud, dengan adanya peraturan dari Panitia Besar (PB) Peparnas, atlet nasional tidak diikutkan bertanding.

Baca juga: Prestasi Atlet Dayung Sultra Terbaik Kedua di PON XX Papua, PODSI Minta Pemerintah Bantu Pembinaan

Alimudin Sapar optimis anak asuhnya dapat meraih podium juara pada saat bertanding di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua mendatang.

"Hanya saya tidak berani menjanjikan meraih medali emas, perak, atau perunggu, namun, peluang untuk merebut itu ada," tandasnya.

Selain itu, kondisi fisik kedua atlet tersebut, kata dia, sudah bagus dan dalam keadaan prima untuk berlaga pada 8 November di Papua.

Alimudin Sapar pun berharap agar atlet Peparnas selanjutnya dapat dipersiapkan sedini mungkin tidak hanya dua bulan saja menjalani pelatihan.

"Kalau bisa enam bulan sebelum pertandingan sudah dilatih memang serta dipersiapkan secara matang agar hasilnya juga memuaskan," tuturnya.

Baca juga: Sulawesi Tenggara Raih Predikat Provinsi Cukup Informatif dari KI Pusat, Sebelumnya Tidak Informatif

Untuk diketahui, kedua atlet tersebut berasal dari Kabupaten Muna dengan kategori penyandang tuna daksa. Keduanya adalah Riskom (29) dan Faing (27).

Riskom (29), bertanding di tiga nomor yakni 50 meter gaya dada, 50 meter gaya bebas, dan 50 meter gaya punggung.

Kata dia, selama dua bulan latihan dirinya masih merasa bugar dan dalam kondisi yang siap untuk bertanding.

"Untuk tiga nomor itu menurut saya tidak ada yang susah," ujarnya.

Sedangkan, Faing (27), mengikuti tiga nomor di cabang renang yaitu 50 meter gaya dada, 50 meter gaya bebas, dan 100 meter gaya bebas.

"Untuk gaya dada mungkin kurang, tapi saya lebih fokus ke gaya bebas 50 meter dan gaya bebas 100 meter," ujarnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved