Breaking News:

Mobil Tenggelam di Konawe

AJP Imbau Dinas Perhubungan Sultra Rutin Tinjau Kelayakan Penggunaan Pincara di Sungai Konaweha

Anggota DPRD Sulawesi Tenggara, Aksan Jaya Putra mengimbau Dinas Perhubungan Sultra rutin meninjau kelayakan pincara untuk penyeberangan.

Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com
Wakil Ketua Komisi III DPRD Sultra, Aksan Jaya Putra 

TRIBUNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Anggota DPRD Sulawesi Tenggara, Aksan Jaya Putra mengimbau Dinas Perhubungan Sultra rutin meninjau kelayakan pincara untuk penyeberangan.

Aksan Jaya Putra menyebutkan, insiden mobil terjatuh dari pincara saat menyeberangi Sungai Konaweha, Kabupaten Konawe, Sultra sudah sering terjadi. 

"Insiden mobil jatuh dari pincara memang sudah terjadi berulang kali, hanya saja baru kemarin sampai memakan korban," katanya dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (20/9/2021).

Untuk itu, Aksan Jaya Putra meminta Dinas Perhubungan Sultra, khususnya yang menangani angkutan sungai, danau, dan penyeberangan lebih rutin mengawasi pincara yang digunakan warga. 

Wakil Ketua Komisi III itu mengatakan hal itu untuk menjamin standar keselamatan transportasi sungai yang aman bagi masyarakat.

Berikut 7 fakta tragedi pincara, 3 korban tewas dalam kecelakaan mobil tenggelam di Sungai Konaweha, Kabupaten Konawe, penumpang sekeluarga dari Konsel. Peristiwa memilukan yang menimpa satu keluarga dari Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tersebut terjadi pada Minggu (19/09/2021).
Berikut 7 fakta tragedi pincara, 3 korban tewas dalam kecelakaan mobil tenggelam di Sungai Konaweha, Kabupaten Konawe, penumpang sekeluarga dari Konsel. Peristiwa memilukan yang menimpa satu keluarga dari Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tersebut terjadi pada Minggu (19/09/2021). (kolase foto (handover))

"Kondisi pincara yang masih layak beroperasi atau tidak itu bisa dilakukan oleh tim teknis di Dinas Perhubungan Sultra. Kalau memang tidak layak ya harus dilarang beroperasi," jelasnya. 

Selain itu, politisi Partai Golkar ini juga meminta kesadaran pemilik pincara untuk lebih memperhatikan keselamatan penumpang mereka. 

Sehingga insiden mobil tenggelam karena jatuh dari pincara tidak terulang lagi di Sungai Konaweha, Konawe, Sultra.

"Itulah yang seharusnya menjadi perhatian khusus kepada warga atau operator pincara agar tetap berhati-hati," tutupnya. (*) 

(Tribunnewssultra.com/La Ode Ari) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved