Breaking News:

Berita Kendari

Kendari Zona Kuning Covid-19, 50 Ribu Siswa SD hingga SMP Bakal Belajar Tatap Muka 12 Juli 2021

Sebanyak 50 ribu siswa SD hingga SMP di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal kembali belajar di sekolah.

Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Fadli Aksar
Dok.Tribunnewssultra.com/Muhammad Israjab
Siswa di Kendari saat mengerjakan soal ujian akhir sekolah di SMP Negeri 10 Kendari di Jalan Prof Dr Abdurrauf Tarimana, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. Sebanyak 50 ribu siswa SD hingga SMP di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal kembali belajar di sekolah. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sebanyak 50 ribu siswa SD hingga SMP di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal kembali belajar di sekolah.

Lantaran, pemerintah mengklaim Kota Kendari keluar dari zona merah atau bertatus zona kuning berdesakan peta zonasi Satgas Covid-19.

Pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah dengan wilayah zona hijau dan zona kuning penyebaran Covid-19 akan tetap dilaksanakan 12 Juli 2021 mendatang.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga ( Dikmudora) Kendari, Makmur, PTM akan dilaksanakan mengacu surat keputusan bersama (SKB) 4 menteri.

"Sekolah tatap muka sesuai SKB 4 menteri dan SE Mendikbud, nomor 1 tahun 2020. Terkait pembukaan sekolah tahun 2021/2022," kata Makmur, ditemui di Kantor Dikmudora Kendari Jl Balai Kota III, Senin (5/7/2021).

Baca juga: Jelang Belajar Tatap Muka 1 Juli, Dikbud Sultra Sebut Vaksinasi Guru di Kendari Baru 70 Persen

Sesuai SKB dan SE tersebut, akan berlangsung sekolah tatap muka di zona hijau dan kuning tapi secara terbatas.

"Akan disesuaikan jumlah siswa yang masuk sekolah, kita batasi. Hanya 25 persen dari total siswa," ucapnya.

Sedangkan, untuk sekolah di wilayah zona merah akan mengacu rekomendasi dari pemerintah dan Satgas Covid-19.

"Untuk sekolah di zona merah, kita batasi. Mengacu sesuai rekomendasi dari pemerintah dan Satgas Covid-19. Jika diizinkan kita akan buka. Jika tidak kita tidak buka," kata Makmur.

Jika sekolah dibuka, maka izin dari orangtua siswa tetap diperlukan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved