Kamis, 21 Mei 2026

Munas Kadin 2021

Buka Munas Kadin 2021 di Kendari, Presiden Jokowi Imbau ke Pengusaha Waspada Lonjakan Covid

Munas Kadin 2021 yang mengusung tema Satukan hati bangkitkan ekonomi, melalui percepatan vaksinasi untuk mendorong pemulihan akselerasi ekonomi

Tayang:
Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Laode Ari
zoom-inlihat foto Buka Munas Kadin 2021 di Kendari, Presiden Jokowi Imbau ke Pengusaha Waspada Lonjakan Covid
Kanal Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo memberi sambutan pada pembukaan Musyawarah Nasional Kamar Dagang dan Industri (Munas Kadin) 2021 di Masjid Al Alam Kendari, kawasan Teluk Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (30/06/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI- Presiden Joko Widodo telah resmi membuka Musyawarah Nasional Kamar Dagang dan Industri (Munas Kadin) di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabu (30/06/2021).

Jokowi mengenakan pakaian merah saat membuka perhelatan Munas Kadin 2021 di pelataran Masjid Al Alam Kendari, Rabu (30/6/2021). 

Munas Kadin 2021 yang mengusung tema satukan hati bangkitkan ekonomi, melalui percepatan vaksinasi untuk mendorong pemulihan akselerasi dan tranformasi ekonomi menuju Indonesia maju.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 secara massal di Konawe Disaksikan Presiden Jokowi Secara Virtual dari Kendari

Baca juga: 2 Peserta Munas Kadin 2021 di Kendari Terkonfirmasi Positif Covid-19, Panitia Lokal Belum Umumkan

Dalam kesempatan itu, Presiden Joko Widodo menyebut saat ini adalah waktu yang sangat sulit dan tidak mudah bagi dunia usaha, bagi ekonomi nasional maupun ekonomi global. 

"Sangat sulit menyelesaikan persoalan karena tidak hanya satu soal urusan ekonomi tapi juga urusan kesehatan," kata Jokowi dalam sambutannya. 

Ia menyebut, akhir-akhir ini ada lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia. 

Akhir Januari dan awal Februari 2021, Indonesia mengalami kenaikan penyebaran Covid-19 hingga 176 ribu kasus. 

Kemudian pernah turun di pertengahan Mei menjadi 87 ribu kasus dan kembali naik hingga 2 kali lipat dari kasus awal menjadi 228 ribu. 

"18 Mei saya ingat sudah turun menjadi 87 ribu kasus, tapi begitu ada libur lebaran plus varian baru, hari ini kita naik melompat, 2 kali lipat lebih 228 ribu," jelasnya. 

Baca juga: Peserta Vaksinasi Massal UMKM di Kantor Gubernur Sultra Dapat Bantuan Sembako dari Jokowi

Ia mengimbau agar masyarakat jangan lengah, harus hati-hati dan harus waspada. 

Salah satu cara yang digunakan juga untuk menurunkan angka penyebaran Covid-19 adalah melalui vaksinasi. 

Melalui percepatan vaksinasi juga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian. 

"Jangan hanya berbicara ekonomi, tapi tidak melihat kesehatan. Tapi jangan juga hanya berbicara kesehatan tapi tidak melihat ekonomi. Dua-duanya ini harus berjalan beriringan," ujarnya. 

Ia menyampaikan sampai hari ini ada 42 juta dosis yang sudah di suntikan.  

Kemudian mulai Juli ditargetkan perharinya harus 1 juta vaksin yang disuntikkan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved