Kamis, 21 Mei 2026

Berita Kendari

Api Sempat Dikira Padam, Rumah dan 6 Kendaraan di BTN Puri Magaha Baruga Kendari Hangus Terbakar

Insiden kebakaran melanda rumah warga di BTN Puri Magaha, Kelurahan Wundudopi, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (20/5/2026).

Tayang:
zoom-inlihat foto Api Sempat Dikira Padam, Rumah dan 6 Kendaraan di BTN Puri Magaha Baruga Kendari Hangus Terbakar
Istimewa
KENDARAAN HANGUS TERBAKAR - Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari, tengah melakukan pendinginan ke sejumlah kendaraan usai hangus dilalap api, Rabu (20/5/2026). Kebakaran yang dilaporkan terjadi sekitar pukul 09.00 Wita tersebut, menghanguskan satu unit mobil, lima unit sepeda motor. (Istimewa) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Insiden kebakaran melanda rumah warga di BTN Puri Magaha, Kelurahan Wundudopi, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (20/5/2026) pagi.

Kebakaran yang dilaporkan terjadi sekitar pukul 09.00 Wita tersebut, menghanguskan satu unit mobil, lima unit sepeda motor.

Berdasarkan data resmi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari, total kerugian materiil akibat musibah ini ditaksir mencapai kurang lebih Rp300 juta.

Kasi Humas Damkarmat Kendari, Martoyo Awaluddin, menjelaskan kronologi kebakaran bermula ketika salah satu penghuni rumah dikejutkan oleh kobaran api yang mendadak muncul dari mobil di halaman rumah.

"Titik api pertama kali muncul dari kendaraan roda empat yang terparkir di teras, kemudian dengan cepat menjalar ke bagian plafon rumah," jelasnya, Rabu (20/5/2026).

Baca juga: Penyebab 32 Kasus Kebakaran di Kendari Pada Awal 2026 Didominasi Korsleting Listrik-Tabung Gas

Sebelum armada pemadam kebakaran tiba di tempat kejadian perkara (TKP), tim pemadam sempat menerima laporan susulan dari warga yang menyatakan situasi sudah aman dan api berhasil dipadamkan secara mandiri.

Namun, selang beberapa menit kemudian, panggilan darurat kembali masuk ke Mako Damkarmat Kendari.

Dilaporkan bahwa titik api di dalam mobil ternyata kembali menyala dengan intensitas yang jauh lebih besar.

Kobaran api tersebut kembali membakar bagian teras, plafon, atap rumah, serta dengan cepat merembet ke lima unit sepeda motor yang diparkir di dekatnya.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati api sudah menjalar ke sisi bangunan dan bagian atap. 

Baca juga: 4 Tips Mudik Aman Ala Damkarmat Kendari, Cabut Listrik hingga Amankan Gas Hindari Risiko Kebakaran

Tim Damkarmat langsung melokalisir dan memadamkan secara intensif, agar api tidak meluas ke bangunan lainnya di kawasan padat rumah tersebut.

"Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan dengan proses pendinginan serta pengecekan menyeluruh untuk memastikan tidak ada lagi bara atau titik api tersembunyi yang berpotensi menyala kembali," jelasnya.

Martoyo Awaluddin mengatakn total nilai kerugian dari kejadian ini diestimasikan mencapai sekitar Rp300.000.000.

Sementara itu, untuk penyebab pasti munculnya titik api pertama kali pada mobil korban hingga saat ini belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan polisi. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ahlun Wahid)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved