Mayat Kakek Ditemukan Sudah Jadi Kerangka Terpisah 3 Bagian di Hutan, Hilang Setahun Lalu
Temuan jasad sudah menjadi kerangka menggegerkan warga Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Temuan jasad sudah menjadi kerangka menggegerkan warga Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Sosok mayat itu adalah Setu Wigyo Wiyono (80).
Setu adalah warga Dukuh Pelemputih, RT 01/06, Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu, Sukoharjo.
Baca juga: Diduga Bunuh Diri, Kakek Ceburkan Diri ke Sumur 17 Meter: Sempat Jalan-jalan Keliling Kampung
Baca juga: Modus Beri Makan hingga Ajak Menginap, Pria 46 Tahun Cabuli Remaja Laki-laki saat Rebahan
Temuan mayat itu terjadi di kawasan hutan Gunung Pegat, di Desa/kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo.
Tepatnya pada Minggu (20/6/2021).
Menurut Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas, korban sudah linglung dan pikun.
"Korban sudah sering hilang. Pada 2020 lalu, dia pernah hilang dan ditemukan di kawasan Klaten," katanya.
Beruntung, saat itu korban ditemukan warga, dan diantar balik oleh warga setempat.
Namun tak selang lama, Setu kembali menghilang saat jalan-jalan sendiri.
Nahas, korban baru ditemukan 13 bulan sejak dia meninggalkan rumah.
Baca juga: Pemuda Aniaya Nenek Pakai Pisau, gara-gara Uang untuk Beli Obat Cacing Dianggap Kurang
Dia ditemukan sudah menjadi kerangka, dan baju yang dikenakan masih lengkap.
Selang satu jam dari penemuan kerangka manusia itu, identitas korban diketahui berkat pengakuan keluarga korban.
Anak korban, Cium Seribu (16) meyakini bahwa tulang belulang itu adalah jasad ayahnya.
Dia mengaku terakhir bertemu dengan ayahnya pada saat menjelang Idul Fitri 2020 lalu.
Bahkan pakaian terakhir yang dikenakan ayahnya merupakan pakaian miliknya. Sehingga ia meyakini bahwa jasad tersebut adalah ayah kandungnya.
"Saya yakin itu ayah saya. Pakaian yang dipakai milik saya semua," ucap Cium Seribu.
Baca juga: Wajah hingga Dada Gadis 18 Tahun Tiba-tiba Dipukul dan Ditendang Pemuda: Saya Enggak Tahu Apa-apa
Identitas Ditemukan
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan hutan Gunung Pegat, di Desa/kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, sudah terungkap, Minggu (20/6/2021).
Mayat tersebut diketahui bernama Setu Wigyo Wiyono (80) warga Dukuh Pelemputih, RT 01/06, Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu, Sukoharjo.
Menurut Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas, hal tersebut diketahui dari laporan anggota keluarga korban.
"Kurang lebih satu jam, ada yang mengaku kehilangan anggota keluarga mereka," katanya.
Dari keterangan yang didapat, korban sudah hilang selama 13 bulan.
Baca juga: Polisi Kena Begal hingga Motor Vixion Dirampas, Pelaku Buron Bertahun-tahun Akhirnya Ditembak
Identitas kerangka tersebut semakin kuat, karena anak korban mengatakan jika pakaian yang ada sekitar rangka, sama seperti pakaian milik ayahnya.
Pakaian itu berupa celana training, baju, sarung.
"Anak korban juga mengetahui dari model giginya, yang sudah ompong," jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan luar, pihak Puskesmas Bulu juga menyatakan jika kerangka tersebut berusia sekira 80 tahun.
Kapolres menjelaskan, korban memiliki gangguan kesehatan. Korban sudah linglung dan pikun.
"Setelah proses identifikasi medis selesai, kerangka tersebut akan dikembalikan kepada keluarganya," pungkasnya.
Terpisah 3 Bagian
Sebelumnya, kerangka manusia ditemukan di kawasan hutan Gunung Pegat, di Desa/kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (20/6/2021).
Saat ditemukan, kerangka tersebut sudah terpisah menjadi tiga bagian, dengan jarak sekira 20 meter antara masing-masing kerangka.
Kapolsek Bulu, AKP Mulyanta mengatakan, penemuan kerangka ini pertama kali ditemukan oleh warga.
"Tadi pagi ada warga Dukuh Pulo, Bulu mencari akar pohon beringin. Dan sesampainya di TKP menemukan kerangka manusia," katanya.
Atas temuan tersebut, warga kemudian melapor pada RT dan RW setempat, yang diteruskan ke Polsek Bulu.
Pihak kepolisian mendatangi lokasi, dan melakukan proses penyidikan di lokasi kejadian.
Jarak penemuan kerangka dengan Dukuh Pulo sendiri sekira 1 km, dengan kondisi jalan setapak masuk hutan.
Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, saat ditemukan, kondisi kerangka sudah dalam keadaan terpisah.
"Pertama ditemukan tengkorak. Jarak 10 meter di sebelah kanan ditemukan tulang kaki, dan jarak beberapa meter ditemukan tulang tangan," jelasnya.
Pihak kepolisian menduga, kerangka yang terpisah dengan jarak cukup jauh ini lantaran di Hutan Gunung Pegat masih terdapat satwa liar.
Saat ditemukan, sisa baju yang dikenakan masih bisa dikenali. Yakni menggunakan celana training dan sarung.
Dari pemeriksaan luar pihak medis, kerangka manusia itu diperkirakan berjenis kelamin laki-laki, dengan usia sekira 80 tahun.
Gegerkan Warga
Kerangka manusia ditemukan di Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (20/6/2021).
Hingga saat ini, belum diketahui identitas dari kerangka tersebut.
Kapolsek Bulu, AKP Muyanta membenarkan penemuan tersebut.
"Iya benar. Ini masih dalam proses lidik dengan Polres Sukoharjo," katanya.
Dia mengatakan, penemuan kerangka tersebut berada di kawasan Hutan Pegat, di Kecamatan Bulu. (TribunSolo.com/Ryantono Puji Santoso)
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Fakta Baru Penemuan Kerangka Manusia di Gunung Pegat Sukoharjo, Dikenali dari Baju Anaknya