Pemuda Aniaya Nenek Pakai Pisau, gara-gara Uang untuk Beli Obat Cacing Dianggap Kurang
Polisi menangkap JA (20), yang tega aniaya neneknya sendiri berinisal (EP), di rumahnya di Kelurahan Salekoe, Palopo
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Seorang pemuda berinisial JA (20) nekat menganiaya neneknya sendiri, EP.
Peristiwa penganiayaan itu terjadi di rumahnya di Kelurahan Salekoe, Palopo, Sulawesi Selatan.
Yakni pada Sabtu (19/6/2021) sekitar pukul 21.00 Wita.
Baca juga: Modus Beri Makan hingga Ajak Menginap, Pria 46 Tahun Cabuli Remaja Laki-laki saat Rebahan
Aksi nekat JA terjadi gara-gara uang yang diberikan neneknya untuk membeli obat cacing dirasa kurang.
"Setelah menerima laporan, diketahui identitas pelaku, kemudian tim mencari keberadaan dan diperoleh informasi bahwa pelaku sedang berada di Jalan Mungkasa, Kelurahan Salekoe, sehingga dilakukan penangkapan,” kata Kanit Reskrim Polsek Wara Ipda Andi Akbar, saat dikonfirmasi, Minggu (20/6/2021).
Seperti diberitakan sebelumnya, kasus tersebut berawal JA meminta uang kepada orangtuanya untuk membeli obat cacing.
Namun, orangtuanya menolak dengan alasan tidak sopan saat meminta uang itu.
Baca juga: Wajah hingga Dada Gadis 18 Tahun Tiba-tiba Dipukul dan Ditendang Pemuda: Saya Enggak Tahu Apa-apa
"Tidak diberikan karena pelaku memintanya dengan cara tidak sopan atau nada tinggi," kata Akbar saat dikonfirmasi, Minggu (20/6/2021).
Melihat kejadian itu, EP lalu memberi uang Rp 25.000 kepada pelaku untuk membeli obat cacing.
Tapi pelaku menganggap uang yang diberikan korban masih kurang.
Lalu pelaku mengambil pisau dapur dan mengarahkannya ke sang ibu.
"Akan tetapi dilerai oleh korban yaitu neneknya namun pisau dapur tersebut mengenai korban pada jari kelingking yang mengakibatkan luka iris," ujarnya.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 351 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman paling lama dua tahun penjara.
Nenek Dianiaya Anak Angkat
Seorang wanita bernama Supiatik (65) kritis gara-gara dianiaya anak angkatnya.