Breaking News:

Berita Kendari

Sekda Kota Kendari Ajak Masyarakat Lawan Penyakit Tidak Menular dengan Gerakan Hidup Sehat

Cara melawan penyakit tidak menular itu dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Fadli Aksar
Muhammad Israjab/ TribunnewsSultra.com
Sekretaris Daerah Kota Kendari, Nahwa Uma. Sekretaris Daerah atau Sekda Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara mengajak masyarakat untuk melawan penyakit tidak menular. 

Namun untuk tahun 2019-2024 hanya diwajibkan melakukan 5 kluster Germas

Dari 5 kluster Germas tersebut pertama, Peningkatan aktivitas fisik, kedua, peningkatan edukasi dan perilaku hidup sehat.

Lalu ketiga, penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, keempat, peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, terakhir yaitu peningkatan kualitas lingkungan.

Sejak diluncurkan pada tahun 2017, Kota Kendari telah mengeluarkan beberapa kebijakan

Kebijakan tersebut yaitu instruksi Wali Kota Kendari nomor 1 tahun 2017 yang kemudian diperbaharui dengan instruksi Wali Kota Kendari nomor 641 tahun 2020 tentang.

Peningkatan pelaksanaan Germas dan SK Wali Kota kendari nomor 662 tahun 2017 tentang susunan forum diskusi Germas Kota Kendari tahun 2017-2022.

"Kegiatan yang kita laksanakan pada hari ini merupakan bagian dari tindak lanjut terhadap SK wali kota nomor 662 tahun 2020, yang sejatinya kita harus melakukan monitoring serta evaluasi kegiatan germas setiap 6 (enam) bulan sekali," ujar Nahwa.

Ada beberapa program implementasi Germas yang telah dan sedang Pemerintah Kota Kendari lakukan dan harus menjadi perhatian bersama.

Program pertama, membuat senam peregangan versi Kota Kendari dengan menggunakan lagu daerah Tolaki (mombesara).

Baca juga: Sekda Kendari Larang Pemprov Sulawesi Tenggara Bangun Sumur Bor, Ini Alasannya

Kedua, melakukan senam peregangan di tempat kerja pada pukul 10.00 wita dan 14.00 wita.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved