Breaking News:

Berita Kolaka

Seorang Bocah 9 Tahun di Kolaka Tewas Tenggelam Usai Berenang di Dermaga Pelelangan Ikan

Kejadian itu berlangsung di depan SPBN Kolakaasi, Jl Dermaga Kelurahan Kolakaasi, Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka, Sultra sekira pukul 13.30 Wita

Penulis: Husni Husein | Editor: Fadli Aksar
Handover
Seorang bocah MSM (9) tewas tenggelam saat berenang bersama tiga temannya di laut kawasan dermaga pelelangan ikan, di depan SPBN Kolakaasi, Jl Dermaga Kelurahan Kolakaasi, Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (25/5/2021) sekira pukul 13.30 Wita 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Seorang bocah MSM (9) tewas tenggelam saat berenang bersama tiga temannya di laut kawasan dermaga pelelangan ikan, Selasa (25/5/2021).

Kejadian itu berlangsung di depan SPBN Kolakaasi, Jl Dermaga Kelurahan Kolakaasi, Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sekira pukul 13.30 Wita.

Kepala Kepolisian sektor (Kapolsek) Kolaka, AKP Muhammad Arman mengatakan hasil pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), saksi, diperkirakan korban tenggelam akibat terpeleset.

"Memang korban tidak pandai berenang, diperkirakan tenggelam akibat terpeleset dan terbawa arus ke tempat dalam," kata Muhammad Arman saat dihubungi melalui whatsapp mesenger, Selasa (25/5/2021).

Baca juga: Gegara Papan dan Selangnya Tak Kunjung Dikembalikan, Pria di Kolaka Utara Bacok Ayah dan Anak

Baca juga: PT CNI Mengaku Bertanggung Jawab, Beri Ganti Rugi, Bersihkan Sanitasi Warga Kolaka Terdampak Limbah

Menurut keterangan ibu korban, anaknya meminta izin untuk pergi berenang bersama ketiga temannya di TKP sekira pukul 11.00 Wita,

Kemudian sekitar 30 menit berlalu, salah seorang temannya. Ikki melaporkan kepada bapak korban, anaknya tenggelam.

Sontak mendengar kabar itu membuat ayah Ikki (Askar) dan tetangganya (Ansar) bergegas menuju dermaga TPI.

"Saat di lokasi mereka menemukan korban dalam keadaan terapung dan mulut mengeluarkan busa," jelas Arman

Selanjutnya Askar (33) yang tak lain adalah paman korban langsung membawanya ke Puskesmas Kolakaasi untuk dilakukan penanganan medis.

"Sesampainya di puskesmas oleh dr. Nirfadillah Supriono, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 11.50 Wita karena gagal nafas akibat masuk nya air ke dalam paru-paru," kata Arman.

Baca juga: Emak-emak di Kolaka Ribut dengan PT CNI Gegara Pemukiman dan Kebunnya Terdampak Aktivitas Tambang

Baca juga: Limbah Tambang Cemari Pemukiman Warga Kolaka, Walhi Duga PT CNI Langgar UU Penanggulangan Bencana

Saat ini korban telah berada di rumah duka dan rencananya akan dimakamkan hari ini di tempat pemakaman umum Sea Jl Abadi, Kelurahan Sea, Kecamatan Latambaga, Kolaka.

Arman juga mengimbau kepada keluarga dan masyarakat sekitar agar selalu mengawasi anaknya.

"Untuk senantiasa mengawasi anak-anaknya yang sering mandi di sekitar Dermaga TPI serta untuk selalu mematuhi protokol kesehatan," tutup Arman.(*)

(Tribunnewssultra.com/Husni Husein)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved