Breaking News:

Pungutan di Masjid Al Alam

Pengunjung Masjid Al Alam Kendari Keberatan Pungutan Infaq Rp5 Ribu, Apalagi Jika Tidak Transparan

Diketahui, pungutan tersebut dikutip kesetiap pengendara mobil yang masuk pintu gerbang masjid yang berdiri di Teluk Kendari tersebut.

Penulis: Husni Husein | Editor: Fadli Aksar
(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)
Gerbang Masjid Al Alam Kendari. Pengunjung Masjid Al Alam Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) keberatan dengan infaq Rp5 ribu. Diketahui, pungutan tersebut dikutip kesetiap pengendara mobil yang masuk pintu gerbang masjid yang berdiri di Teluk Kendari tersebut. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pengunjung Masjid Al Alam Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) keberatan dengan infaq Rp5 ribu.

Hal itu diutarakan Salim (41), katanya belum mendapat penjelasan soal penerapan infaq masuk ke wisata religi tersebut.

Diketahui, pungutan tersebut dikutip kesetiap pengendara mobil yang masuk pintu gerbang masjid yang berdiri di Teluk Kendari tersebut.

Pungutan dikutip di bawah tenda yang berdiri tak jauh dari pintu gerbang masjid yang pembangunannya dirintis mantan Gubernur Sultra Nur Alam tersebut.

Baca juga: Warganet Protes Infaq Wisata Religi Rp5.000 di Masjid Al Alam Kendari, Dikutip di Pintu Gerbang

Kata Salim, Infaq boleh saja diberlakukan asalkan menginformasikan terlebih dahulu kepada pengunjung soal dasar pemberlakuaan dan peruntukannya.

Jika hal itu tidak jelas, maka pungutan senilai Rp5 ribu itu bisa menimbulkan isu dan pandangan negatif.

"Keberatan juga kalau ada infaq masuk. Kalau terkoordinir dengan baik misalnya ada peraturan daerah tidak ada masaalah, tidak merasa keberatan," katanya di Masjid Al Alam.

Ia berharap agar hal ini cepat ditanggapi oleh pengurus atau Pemerintah Kota Kendari yang menangani hal terkait.

"Tapi kalau seperti ini dikatakan ilegal ya ilegal karena tidak didasari dengan dasar hukumnya, Tidak ada legas standingnya seperti itu," kata Salim.

Ia meminta dana Infaq yang terkumpul harus bisa dipertanggungjawabkan dan diumumkan ke publik peruntukannya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved