Pilrek UHO 2021

Meski Terbukti Plagiat, Senat UHO Ngotot Perjuangkan Prof Zamrun Sebagai Calon Rektor

Ditjen Dikti Kemendikbud tak meloloskan Muhammad Zamrun, karena telah melakukan plagiat karya tulis ilmiah. 

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Laode Ari
Risno Mawandili/Tribunnewssultra.com
Senat UHO Kendari Prof Takdir Saili yang menjelaskan terkait penundaan tahapan pemilihan rektor UHO 2021 karena isu Self Plagiarisme. 

Dampaknya, Tahapan Pemilihan Rektor diskors paling lambat hingga 19 April 2021. 

Rektor Universitas Halu Oleo, Prof Zamrun (berkacamata, baju warna cream), juga sebagai bakal calon Rektor UHO periode 2021-2025, beberapa saat sebelum masuk mobilnya, di Gedung Sport Center, Senin (12/4/2021). Prof Zamrun meninggalkan gedung Sport Cebter seusai mengikuti rapat senat penundaan tahapan pemilihan rektor.
Rektor Universitas Halu Oleo, Prof Zamrun (berkacamata, baju warna cream), juga sebagai bakal calon Rektor UHO periode 2021-2025, beberapa saat sebelum masuk mobilnya, di Gedung Sport Center, Senin (12/4/2021). Prof Zamrun meninggalkan gedung Sport Cebter seusai mengikuti rapat senat penundaan tahapan pemilihan rektor. (Risno Mawandili/Tribunnewssultra.com)

Rektor Universitas Halu Oleo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Prof Zamrun mengaku tak merasa deg-degan dengan isu self plagiarisme di tengah tahapan Pilrek UHO periode 2021-2025.

Zamrun menegaskan, saat ini isu plagiarisme yang ada merupakan proses yang harus dilewati untuk semua calon dalam Pemilihan Rektor UHO 2021.

"Tidak degdegan, tidak, biasa saja, saya kira ini proses yang harus dilewati, ada kalau kuliahkan biasanya, jika pertama kali (pengumuman) tidak (dinyatakan) lulus, kemudian berikutnya lulus, kan terjadi," ujarnya ditemui seusai rapat Senat Universitas Halu Oleo menunda tahapan pemilihan rektor, di Gedung Sport Center, Senin (12/4/2021). 

Sebagaimana diketahui, pada pemilihan rektor sebelumnya, pada 2016 lalu, isu plagiarisme juga menerpa pria bernama lengkap Prof Muhammad Zamrun Firihu itu. 

Meski demikian ia tetap keluar sebagai pemenang. 

Saat itu, beberapa orang melapor ke kementerian terkait, tentang plagiarisme yang dilakukan Prof Zamrun lewat karya tulisnya.(*)

(Risno Mawandili/TribunnewsSultra.com)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved