Rabu, 22 April 2026

Prostitusi Online di Kendari

11 ABG Digrebek di Hotel Kota Kendari Pernah Dibooking Warga Negara China, Tarifnya Lebih Tinggi

Kepolisian Sektor (Polsek) Baruga Kota Kendari mengungkap warga negara China pemakai jasa ke-11 ABG.

Tayang:
Penulis: Mukhtar Kamal | Editor: Fadli Aksar
zoom-inlihat foto 11 ABG Digrebek di Hotel Kota Kendari Pernah Dibooking Warga Negara China, Tarifnya Lebih Tinggi
Tangkapan layar live YouTube Tribunnews Sultra Official
Kapolsek Baruga AKP Gusti Komang Sulastra saat rilis dugaan kasus prostitusi online 11 ABG di Kendari di Mapolsek Baruga, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (07/04/2021) siang. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI -  Kepolisian Sektor (Polsek) Baruga Kota Kendari mengungkap warga negara China pemakai jasa ke-11 ABG.

Sebelumnya, Kepolisian Sektor (Polsek) Baruga menggerebek 11 ABG diduga jaringan prostitusi online di salah satu hotel Kendari, Selasa (7/4/2021)

Kapolsek Baruga AKP I Gusti Komang Sulastra membeberkan, saat penggerebekan tidak menemukan satu pria hidung belangpun.

Namun, dari hasil interogasi polisi, ke-11 ABG itu mengaku pernah menjajakan diri kepada warga negara China.

Mereka memasang tarif berbeda, antara pria hidung belang lokal dengan tarif warga asing.

Baca juga: Tarif Mulai Rp 500.000 Sekali Kencan, 11 ABG Kendari Dibooking via aplikasi MiChat, Open BO di Hotel

Baca juga: Siapa Muncikari 11 ABG Diduga Prostitusi Online Kendari, Pelanggan Pria Hidung Belang? Kata Polisi

"Diantaranya ialah warga negara asing, bahkan warga negara China sudah 3 kali membooking para gadis itu," kata I Gusti Komang di mapolsek Baruga, Rabu (7/4/2021).

Tarif mulai Rp 500 ribu sekali kencan, sebanyak 11 ABG Kendari bisa booking via aplikasi MiChat atau open BO langsung di hotel (foto ilustrasi).
Tarif mulai Rp 500 ribu sekali kencan, sebanyak 11 ABG Kendari bisa booking via aplikasi MiChat atau open BO langsung di hotel (foto ilustrasi). (handover)

Kendati demikian, Gusti masih menyelidiki para pria hidung belang pemakai jasa ABG tersebut, termasuk warga lokal.

Sebelumnya, 11 ABG diamankan aparat Polsek Baruga di salah satu hotel di Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (06/04/2021).

Belasan gadis belia yang rata-rata berusia di bawah umur itu diamankan Polisi sekitar pukul 17.50 wita terkait dugaan prostitusi online melalui aplikasi Mimhat.

“Rata-rata umurnya masih belasan tahun dan paling tua usianya itu 19 tahun,” kata Kapolsek Baruga, AKP Gusti Komang Sulastra, kepada TribunnewsSultra.com, Selasa (06/04/2021) malam.

Gusti menjelaskan para remaja itu menawarkan jasa prostitusi online kepada konsumennya melalui aplikasi MiChat.

Setelah digerebek, remaja perempuan yang berusia belasan tahun tersebut diamankan di Mapolsek Baruga.

“Jadi anak-anak ini, kami masih interogasi di Polsek Baruga untuk menggali keterangan mereka,” jelas Kapolsek Baruga, AKP Gusti Komang Sulastra, Selasa (06/04/2021) malam.

Baca juga: TERUNGKAP Identitas 11 ABG Terduga Prostitusi Online di Kendari, Mayoritas Siswi, Ada Putus Sekolah

Baca juga: Kronologis Penggerebekan Hotel di Kendari Tempat 11 ABG Terduga Prostitusi Online Diamankan Polisi

Polisi juga meminta keterangan mereka untuk melakukan penyelidikan selanjutnya.

“Kami masih mengumpulkan bukti-bukti sehingga kita sama-sama dapat mengungkap otak di balik praktik prostitusi online ini. Nanti kalau sudah jelas informasinya baru kami gelar rilis,” ujar Gusti.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved