Pemilihan Rektor UHO
Penyebab 5 Bakal Calon Rektor UHO Tersingkir: Lewat Umur, Tidak Setor LHKPN, hingga Catatan Plagiat
Ketua Panitia Pilrek UHO, Weka Widyawati, menjelaskan, balon rektor yang tidak lolos berkas ini karena tidak memenuhi sejumlah kriteria.
Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Fadli Aksar
Visi-misi akan disampaikan pada 12-16 April mendatang, di rapat Senat terbuka.
Weka berharap, penyampaian visi misi dan pemilihan 3 besar dapat diselesaikan dalam 1 hari.
"Nanti di rapat Senat terbuka penyampaian visi-misinya oleh 7 balon secara bergantian. Siang atau sorenya dilanjutkan pemilihan untuk sampai ke calon yakni 3 calon rektor, inikan baru bakal calon," jelasnya.
Bakal CalonRektor UHO
Sebelumnya, sebanyak 12 bakal calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), mengembalikan berkas pendaftaran pemilihan.
Penerimaan berkas bakal calon Rektor UHO berakhir pada Jumat (26/3/2021) lalu.
Dari 12 bakal calon rektor yang mendaftar, 5 orang di antaranya merupakan guru besar atau professor (prof).
Salah satunya Prof Dr Muhammad Zamrun F SSi MSi MSc yang saat ini menjabat Rektor UHO.
Sebanyak 7 bakal calon rektor lainnya bergelar doktor.
Doktor jebolan berbagai universitas di Indonesia bahkan luar negeri tersebut akan menantang 5 profesor pada Pemilihan Rektor UHO.
Berikut daftar guru besar dan doktor yang menjadi bakal calon rektor selengkapnya:
5 Guru Besar atau Profesor
1. Prof Dr Muhammad Zamrun F SSi MSi MSc: menyetor berkas ke panitia pada Kamis (18/3/2021) pukul 14.00 wita.
2. Prof Ma'ruf Kasim SPi MSi PhD: menyetor berkas ke panitia pada Selasa (23/3/2021) pukul 09.30 wita.
3. Prof Buyung Sarita SE MS PhD: menyetor berkas ke panitia pada Rabu (24/3/2021) pukul 09.55 wita.