Janji Gubernur Sulawesi Tenggara ke Ratusan Honorer K2, Naikkan Gaji hingga Angkat Jadi ASN

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi menaikkan gaji pegawai honorer Kategori-2 (K-2) yang bekerja di lingkup pemerintah provinsi (pemprov).

Editor: Fadli Aksar
Kominfo Sultra
Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi, bersama Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Ir Hugua, dan ratusan pegawai honorer k-2 saat menghadiri acara Silaturahmi Forum Honorer K-2, Provinsi Sultra di Aula Bahteramas, Kantor Gubernur Sultra, jalan Haluoleo, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kamis (11/3/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi berjanji bakal menaikkan gaji pegawai honorer Kategori-2 (K-2) yang bekerja di lingkup pemerintah provinsi (pemprov).

Janji itu disampaikan Ali Mazi saat menghadiri acara Silaturahmi Forum Honorer K-2, Provinsi Sultra di Aula Bahteramas, Kantor Gubernur Sultra, Jl Haluoleo, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kamis (11/3/2021).

Acara itu dihadiri anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Hugua dan sejumlah pejabat di lingkup Pemprov Sultra, di antaranya Asisten Bidang Administrasi Umum La Ode Mustari.

Juga dihadiri oleh Ketua Pembina Forum Honorer Kategori-2 (FHK2) Pusat Nur Baitih, Ketua Forum Honorer Kategori-2 (FHK2) Provinsi Sultra Andi Melyani Kahar, dan ratusan pegawai honorer K-2 pemprov.

Baca juga: Pembangunan RS Jantung Kendari Lanjut 2021, Pemprov Sultra Pakai Utang Rp388 Miliar, Progres Tender

Baca juga: Rumah Sakit Jantung Sultra Mangkrak, Ditumbuhi Rumput, Dilarang Ambil Foto Apalagi Mendekat

Baca juga: Gubernur Ali Mazi Berpesan ke Bupati Muna Barat: Kembangkan Potensi Pertanian, Kelautan, Pariwisata

Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra Ridwan Badallah mengatakan, dalam dialog itu Gubernur Sultra menyampaikan gaji mereka bakal dinaikkan dari Rp1 juta per bulan menjadi Rp1,5 juta per bulan.

"Gubernur sebenarnya berkeinginan untuk menaikkan hingga Rp2 juta per bulan, namun anggarannya sangat besar dan berat bagi keuangan pemprov," kata Ridwan badallah dalam keterangan persnya, Kamis (11/3/2021)

Jumlah honorer K-2 lingkup Pemprov Sultra per Januari 2021 sebanyak 941 orang, angka ini berkurang sebanyak 10 orang dari data tahun 2020 lalu sebanyak 951 orang.

Sebab, sembilan orang pegawai honorer tersebut telah meninggal dunia, satu orang dinyatakan sudah tidak aktif lagi.

Dengan gaji sebesar Rp1 juta itu, Pemprov Sultra membutuhkan anggaran sekitar Rp11,29 miliar per tahun.

Dengan kenaikan menjadi Rp1,5 juta per bulan, pemprov mengeluarkan anggaran sebesar Rp16,93 miliar per tahun.

Sedangkan, jika dinaikkan hingga Rp2 juta per bulan, pemprov harus mengeluarkan Rp22,54 miliar per tahun.

"Angka ini cukup berat bagi pemprov," jelasnya.

Baca juga: Deretan Mobil Mewah di Garasi Gubernur Sultra Ali Mazi: Toyota Crown, 2 Alphard, Land Cruiser Prado

Baca juga: Profil Ali Mazi Gubernur Sulawesi Tenggara 2018-2023, Lika-liku Pengacara hingga 10 Tahun Penantian

Baca juga: Gubernur Ali Mazi Ketemu Menteri PUPR Bahas Proyek Jembatan TUNO, Terpanjang di Asia Tenggara

Ridwan mengatakan, selain menaikkan gaji, Ali Mazi juga mengupayakan agar honorer K-2 ini dapat diangkat menjadi ASN.

Hal itu bukan sekadar janjui, pasalnya, Gubernur Sultra itu telah melayangkan surat bernomor 814/6810 tanggal 29 Desember 2020.

Surat itu berisi perihal dukungan pengangkatan tenaga honorer K-2 Provinsi Sultra menjadi ASN sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

"Surat ini ditujukan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), dan ditembuskan kepada Presiden, Ketua DPR, Menteri Sekretaris Negara, dan Kepala BKN," katanya

Politikus Partai Nasdem ini berpesan, para pegawai honorer itu harus profesional, memiliki nilai dasar, menjunjung tinggi etika profesi.

Mereka juga diminta untuk bebas dari intervensi politik, dan bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

"Gubernur meminta agar mereka meningkatkan kualitas diri dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan terutama yang berhubungan dengan bidang tugas, menajamkan motivasi kerja, dan senantiasa memperbaiki sikap," katanya.

Gubernur secara khusus berterima kasih dan mengapresiasi anggota Komisi II DPR RI Hugua karena telah hadir  dalam acara tersebut.

"Ini merupakan bentuk perhatian serius dan kepedulian dalam memperjuangkan aspirasi dan harapan tenaga honorer K2, khususnya di Provinsi Sultra," katanya.

Gubernur juga menyampaikan terima kasihnya kepada Ketua Pembina FHK2 Pusat Nur Baitih dan para pengurus FHK2 Provinsi Sultra yang telah memberi perhatian serius terhadap perjuangan tenaga honorer K-2 di Sultra.

Juga kepada seluruh honorer K-2 yang telah menjadi bagian penting dari pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, program pembangunan, dan pelayanan masyarakat.(*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved