26 TKA China Masuk Lagi, Bukan Tujuan ke Morosi Konawe, Ini Penjelasan Imigrasi

Ke-26 pekerja asing itu tiba di Sultra menggunakan maskapai Garuda setelah terbang dari Jakarta pukul 11.00 WITA.

Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Fadli Aksar
Handover
Ilustrasi sebanyak 26 tenaga kerja asing (TKA) asal China tiba di Bandara Haluoleo Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (23/2/2021) pukul 11.00 WITA. Ke-26 pekerja asing itu tiba di Sultra menggunakan maskapai Garuda setelah terbang dari Jakarta 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Sebanyak 26 tenaga kerja asing (TKA) asal China tiba di Bandara Haluoleo Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (23/2/2021)

Ke-26 pekerja asing itu tiba di Sultra menggunakan maskapai Garuda setelah terbang dari Jakarta pukul 11.00 WITA.

Kepala Kantor Imigrasi Kendari, Barlian Gunawan membenarkan hal itu.

Pihaknya sudah mendapat informasi itu sebelum pesawat yang ditumpangi mendarat di Bandara Haluoleo.

Dirinya lalu memerintahkan pegawai Imigrasi Kendari untuk menanyakan tujuan mereka ke Sultra.

Kata Barlian, ke-26 pekerja Tiongkok itu hanya transit di Sultra.

Baca juga: Buruan! Telkom Buka Lowongan Kerja Untuk 6 Posisi, Cek Syarat hingga Tempat Penempatan di Sini

Baca juga: Pemprov Tak Tahu Kapan Tuntaskan 260 Kilometer Jalan Rusak di Sultra, Abdul Rahim Bilang Begini

Baca juga: Dokter Gadungan Buka Klinik Kecantikan, Modal Pengalaman Jadi Perawat dan Otodidak dari Mantan Suami

“Saat tiba di bandara kami tanya penerjemahnya, katanya hanya transit dan akan langsung ke Morowali,” kata Barlian saat ditemui di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari, Jalan Jend Ahmad Yani, Kelurahan Bonggoeya Kecamatan Wua-Wua.

Barlian menjelaskan, para TKA itu tidak akan bekerja di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, melainkan di PT Transon Bumindo Resurces (TBR).

Pekerjaa asal negeri tirai bambu itu memilih jalur darat dari Kota Kendari karena jarak tempuh lebih dekat.

Sebab, jika melalui penerbangan di Kota Palu perjalanan darat ke Morowali lebih jauh dibandingkan dari Kota Kendari.

Barlian Gunawan menyebut kedatangan 26 TKA Tiongkok ini bukan menjadi kewenangan Imigrasi Kendari.

Tapi mereka akan tetap memantau dan mengawasi posisi para pekerja itu.

"Sudah sampai dimana pergerakan TKA ini apa masih di Kendari atau sudah di Morowali. Ini yang terus kita pantau,” ucapnya.

Menurut Barlian, Imigrasi Kendari tidak punya kewenangan melakukan pemeriksaan dokumen terhadap warga negara asing (WNA) itu.

Baca juga: Duda Tewas Setengah Telanjang di Tempat Tidur, Ada Noda Merah Lipstick pada Rokok

Baca juga: Foto Aib Keluarga Diunggah ke Grup WA Warga, Pria Ini Bunuh Saudara saat Belanja di Pasar

Baca juga: Tim SAR Evakuasi Nelayan Tomia yang Terombang-ambing 16 Jam di Perairan Wakatobi, Korban Selamat

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved