Breaking News:

Tim SAR Evakuasi Nelayan Tomia yang Terombang-ambing 16 Jam di Perairan Wakatobi, Korban Selamat

Kapal seorang nelayan yang dilaporkan mengalami mati mesin di perairan utara Pulau Kaledupa Kabupaten Wakatobi akhirnya ditemukan oleh Tim SAR

Penulis: Husni Husein | Editor: Laode Ari
Humas Basarnas Kendari
Personil dari Pos SAR Wakatobi saat menuju ke lokasi nelayan yang terombang-ambing di lautan karena mengalami mati mesin. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI- Kapal seorang nelayan yang dilaporkan mengalami mati mesin di perairan utara Pulau Kaledupa Kabupaten Wakatobi akhirnya ditemukan oleh Tim SAR.

Pemilik kapal longboat itu, nelayan La Duhu (40) warga Pulau Runduma, Kecamatan Tomia, Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara, juga ditemukan selamat.

Tim SAR kemudian mengevakuasi korban beserta kapal tersebut.

Kepala Basarnas Kendari, Aris Sofingi mengungkapkan, kapal longboat milik La Duhu ditemukan sekira pukul 22.20 wita.

Tim SAR sebelumnya melakukan penyisiran kearah Timur dari lokasi awal korban beserta kapalnya itu dilaporkan hilang setelah mengalami mati mesin.

“Pada pukul 04.00 Wita tim rescue Pos SAR Wakatobi bersama korban tiba di pelabuhan Marina Wanci,” katanya melalui keterangan tertulis, Selasa (23/02/2021).

Sebelumnya, pada Senin (22/02/2021) sekira pukul 19:35 Wita, Tim SAR menerima laporan dari Ikbal seorang Anggota DPRD Kabupaten Wakatobi, bahwa satu orang nelayan dengan menggunakan longboat mengalami mati mesin disekitar perairan utara Pulau Kaledupa, Kabupaten Wakatobi.

Diperkirakan, jarak lokasi kejadian korban dengan Pos SAR Wakatobi sekitar 31,39 mil.

Berdasarkan laporan tersebut, pukul 19:55 Wita, Tim Rescue Pos SAR Wakatobi diberangkatkan menuju lokasi kejadian kecelakaan dengan Rigid Inflatable Boat untuk memberikan bantuan.

Korban bernama La Ode Abdulshi atau La Duhu, warga Pulau Runduma, Kecamatan Tomia, Kabupaten Wakatobi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved