TOPIK
Covid19 Sultra
-
Covid-19 Sulawesi Tenggara terkini, 5 meninggal dunia di Konawe dalam sehari, 56 kasus positif virus corona di Kolaka, dan 26 orang di Kendari.
-
Angka penularan Covid-19 di Sulawesi Tenggara (Sultra), kian meningkat di tengah Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro
-
Menurut laporan harian Satgas Covid-19 Sultra, Rabu (21/07/2021), sehari kasus positif dari sejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara 206 orang.
-
Update Covid-19 Sulawesi Tenggara (Sultra), sehari kasus positif 123 orang, Konawe terbanyak yaitu 43 orang.
-
Dalam sehari, jumlah konfirmasi positif Covid-19 diwilayah Sulawesi Tenggara mencapai 159 kasus dan meninggal dunia sebanyak 5 orang.
-
Sekira seratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Kendari, mengikuti vaksinasi Covid-19 di Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara
-
Update Covid-19 Sultra, sehari kasus positif 156 orang, Kota Kendari terbanyak yaitu 45 orang.
-
Dari laporan yang dirilis Satgas Covid-19 Sultra, sebanyak 7 orang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.
-
Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi provinsi yang paling tak patuh pakai masker di luar Pulau Jawa dan Bali.
-
Dengan penambahan itu, kasus positif Covid-19 Sulawesi Tenggara dikutip dari corona.sultraprov.go.id sudah mencapai 12.074 kasus.
-
Kota Kendari dan Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), masuk 27 kabupaten/ kota zona merah Covid-19 di luar Pulau Jawa.
-
Update Covid-19 Sulawesi Tenggara (Sultra), sehari kasus positif bertambah 89 orang, Kota Baubau terbanyak 37 orang.
-
Informasi itu dikutip dari Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
-
kasus positif Covid-19 Sulawesi Tenggara dikutip dari corona.sultraprov.go.id sudah mencapai 11.985 kasus.
-
Terbaru dari data Satuan Tugas atau Satgas Penanganan Covid-19 Sultra, hingga 4 Juli 2021, kasus konfirmasi mencapai 11.953 orang.
-
Update Covid-19 Sulawesi Tenggara (Sultra), sehari kasus positif bertambah 137 orang, Sabtu (3/7/2021).
-
Update Covid-19 Sultra, sehari kasus positif bertambah 198 orang, Kota Kendari 72 orang, Konawe Selatan 40 orang, Baubau 22 orang.
-
Pasalnya, menurut pihak keluarga guru itu menduga petugas vaksin lalai dalam memeriksa kondisi kesehatan para penerima vaksin.
-
Pihak keluarga guru SMP di Baubau yang meninggal usai divaksin menduga ada kelalaian dari tim Satgas saat vaksinasi massal.
-
Penyebab guru SMP meninggal usai vaksin Covid-19 di Kota Baubau, awalnya sehat tapi tiba-tiba ambruk.
-
Direktur RSUD Kendari dr Sukirman, mengatakan hingga saat ini sudah tidak ada lagi pasien Covid-19 di rumah sakit.
-
Jubir Satgas Covid-19 Kota Kendari dr Putu Agustina, menyatakan tidak ada lagi penambahan hingga Rabu (19/5/2021).
-
Dari pantauan TribunnewsSultra.com, sekira pukul 14:00 Wita, pintu gerbang rumah sakit tersebut tertutup rapat dan digembok.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved