Minggu, 10 Mei 2026

Pedagang Dibunuh di Konawe Utara

Begini Cara 2 Pelaku Bunuh Pedagang Keliling Asal Kendari di Konawe Utara, 2 Hari Rancang Pembunuhan

Tabir gelap hilangnya seorang pedagang keliling asal Kendari, Sulawesi Tenggara, berinisial HSA (60) akhirnya tersingkap dengan fakta memilukan.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Sugi Hartono | Editor: Sitti Nurmalasari
zoom-inlihat foto Begini Cara 2 Pelaku Bunuh Pedagang Keliling Asal Kendari di Konawe Utara, 2 Hari Rancang Pembunuhan
Istimewa
PEMBUNUHAN DI KONAWE UTARA - Kepolisian Resor (Polres) Konut mengevakuasi jasad korban HSA (60) di bawah Jembatan Meseu, Desa Tetewatu, Kecamatan Wiwirano, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (6/5/2026). HSA yang sebelumnya dikabarkan hilang saat menjalankan aktivitas dagangnya, ternyata menjadi korban pembunuhan berencana yang dilakukan dua rekan dekatnya, DI dan IF. (Istimewa) 

Peristiwa maut itu terjadi, pada Minggu (19/4/2026) dini hari, sekitar pukul 01.00 Wita. 

Saat itu, ketiganya berada di kabin mobil yang sama dalam perjalanan pulang menuju Konawe Utara

IF bertindak sebagai sopir, sementara korban HSA duduk di tengah dan DI di sisi sebelah kiri. 

Di tengah kesunyian malam di kawasan puncak Desa Tetewatu, Kecamatan Wiwirano, eksekusi dilakukan.

"DI tiba-tiba langsung mencekik leher HSA dari samping, sementara IF memukul kepala korban berkali-kali hingga HSA terlihat lemas dan tidak lagi bernyawa," kata AKP Abdul Aziz menjelaskan detik-detik mencekam tersebut.

Baca juga: Breaking News Pedagang Asal Kendari Dibunuh 2 Teman Dekatnya di Konawe Utara, Hilang Sejak April

Setelah memastikan korban tewas, kedua pelaku membungkus jasad HSA dengan selimut. 

Mereka kemudian memutar balik kendaraan ke arah Jembatan Meseu untuk membuang jasad korban ke bawah jembatan guna menghilangkan jejak.

Untuk mengelabui petugas dan keluarga, pelaku membawa mobil korban kembali ke wilayah Bahodopi dan meninggalkannya begitu saja dengan kunci yang masih melekat, seolah-olah korban menghilang secara misterius di sana.

Dari tangan korban, kedua pelaku menggasak uang tunai sebesar Rp30.000.000 dan satu karton rokok dagangan.

Ponsel milik HSA pun dibuang oleh pelaku untuk memutus akses komunikasi dan pelacakan posisi. 

Baca juga: Penyebab Kecelakaan Maut Motor Honda Beat Vs Truk Boks di Besulutu Konawe, Pengendara Hilang Kendali

Setelah meninggalkan mobil korban, keduanya melarikan diri dengan menyewa mobil travel menuju wilayah Morosi, Kabupaten Konawe. 

Saat ini, DI dan IF harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di bawah ancaman pasal pembunuhan berencana dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati. (*)

(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved