Kamis, 7 Mei 2026

Pedagang Dibunuh di Konawe Utara

Begini Cara 2 Pelaku Bunuh Pedagang Keliling Asal Kendari di Konawe Utara, 2 Hari Rancang Pembunuhan

Tabir gelap hilangnya seorang pedagang keliling asal Kendari, Sulawesi Tenggara, berinisial HSA (60) akhirnya tersingkap dengan fakta memilukan.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Sugi Hartono | Editor: Sitti Nurmalasari
zoom-inlihat foto Begini Cara 2 Pelaku Bunuh Pedagang Keliling Asal Kendari di Konawe Utara, 2 Hari Rancang Pembunuhan
Istimewa
PEMBUNUHAN DI KONAWE UTARA - Kepolisian Resor (Polres) Konut mengevakuasi jasad korban HSA (60) di bawah Jembatan Meseu, Desa Tetewatu, Kecamatan Wiwirano, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (6/5/2026). HSA yang sebelumnya dikabarkan hilang saat menjalankan aktivitas dagangnya, ternyata menjadi korban pembunuhan berencana yang dilakukan dua rekan dekatnya, DI dan IF. (Istimewa) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Tabir gelap hilangnya seorang pedagang keliling asal Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), berinisial HSA (60) akhirnya tersingkap dengan fakta memilukan.

HSA yang sebelumnya dikabarkan hilang saat menjalankan aktivitas dagangnya, ternyata menjadi korban pembunuhan berencana yang dilakukan dua rekan dekatnya, DI dan IF. 

Motif ekonomi berupa keinginan menguasai uang tunai puluhan juta rupiah menjadi pemantik aksi keji tersebut.

Penyelidikan mendalam polisi bermula dari laporan AR (59), adik kandung korban, Sabtu (2/5/2026). 

AR yang gelisah karena kakaknya tidak dapat dihubungi sejak pertengahan April, melakukan pencarian mandiri hingga ke wilayah Bahodopi, Sulawesi Tengah. 

Baca juga: Misteri Hilangnya Pedagang Kendari Berakhir Tragis, Jadi Korban Pembunuhan Berencana di Konawe Utara

Di sana, ia menemukan mobil bak terbuka milik HSA terparkir dalam kondisi kunci masih tergantung dan barang dagangan yang masih utuh, tapi sang kakak tidak diketahui keberadaannya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Konawe Utara, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Abdul Aziz Husein, mengungkapkan bahwa setelah menerima laporan tersebut, tim penyidik langsung bergerak melakukan penelusuran rekam jejak korban.

Polisi menyisir rute perjalanan, tempat korban makan, hingga rumah kos di Konawe Utara.

Hasilnya, diketahui bahwa HSA terakhir kali terlihat bersama DI dan IF.

"Awalnya polisi melakukan pemeriksaan kepada DI," ujar AKP Abdul Aziz, Rabu (6/5/2026).

Baca juga: Kronologi Penemuan Jasad Pedagang Asal Kendari Korban Pembunuhan di Jembatan Meseu Konawe Utara

"Di hadapan petugas, ia beberapa kali berkelit memberikan keterangan yang tidak konsisten," katanya menambahkan.

Namun, setelah didalami, DI akhirnya mengakui dirinya bersama IF telah membunuh HSA dan membuang mayatnya di Jembatan Meseu. 

Berdasarkan pengakuan DI, aksi pembunuhan tersebut bukanlah sebuah insiden spontan.

DI dan IF telah merencanakan penghilangan nyawa HSA sejak dua hari sebelum mereka berangkat menuju Morowali untuk berjualan. 

Niat jahat tersebut muncul karena para pelaku mengetahui korban membawa uang tunai dalam jumlah besar hasil dari perdagangan mereka.

Baca juga: Jasad Pedagang Asal Kendari Korban Pembunuhan Ditemukan Sisa Tulang di Jembatan Meseu Konawe Utara

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved