Berita Konawe
Ricuh Babak Final Bupati Cup Konawe 2025, Diwarnai Aksi Baku Hantam Antar Pemain
Kericuhan terjadi saat babak final Bupati Cup Konawe Bersahaja di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (29/12/2025).
Penulis: Annisa Nurdiassa | Editor: Sitti Nurmalasari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Ricuh-Babak-Final-Bupati-Cup-Konawe-2025-Diwarnai-Aksi-Baku-Hantam-Antar-Pemain.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Kericuhan terjadi saat babak final Bupati Cup Konawe Bersahaja di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (29/12/2025).
Pertandingan sepak bola di Lapangan Nirannuang Kelurahan Tumpas, Kecamatan Unaaha ini, diwarnai aksi saling kejar hingga baku hantam antar para pemain.
Peristiwa tersebut terjadi pada menit 12, saat pertandingan belum lama dimulai, dengan skor sementara masih 0-0.
Pantauan TribunnewsSultra.com, kericuhan terjadi di area gawang Unaaha FC, saat bola dikuasai oleh para pemain Ihana Barata asal Kecamatan Tongauna.
Sementara itu, detik-detik keributan juga terekam oleh kamera jurnalis TribunnewsSultra.com, pada pukul 15.31 Wita.
Baca juga: 16 Klub Sepak Bola Berlaga di Ajang Bupati Cup Konawe Bersahaja 2025, Bidik Liga IV Tahun Depan
Sejumlah pemain dari dua klub mulai saling dorong-dorongan, kejar-kejaran hingga baku hantam di lapangan.
Situasi semakin tidak terkendali saat penonton dari luar lapangan hingga tribun official masing-masing klub masuk ke area lapangan.
Personel TNI, Polri, Satpol PP, wasit, dan panitia akhirnya turun melerai kericuhan yang terjadi.
Kedua manager klub sepak bola tersebut sempat dimediasi, agar pertandingan dilanjutkan.
Namun, pemain Unaaha FC memilih untuk tidak melanjutkan permainan, dan meninggalkan lapangan.
Baca juga: 336 Pengurus PMI dari 28 Kecamatan di Konawe Dilantik Saat Hari Relawan Palang Merah Indonesia
Selanjutnya, panitia kegiatan segera memutuskan jalannya pertandingan merujuk kepada kesepakatan dalam technical meeting.
Bahwa panitia memberikan waktu dua kali lima menit kepada kedua tim tersebut untuk kembali masuk ke lapangan.
Sayangnya, ribuan penonton yang telah memadati lapangan dan menanti pertandingan ini akhirnya harus gigit jari.
Pemain Ihana Barata yang mengenakan jersey kuning kembali ke lapangan, tapi Unaaha FC dengan jersey hijau saat pertandingan, tidak kembali ke lapangan.
Dengan demikian, Unaaha FC dianggap Walk Out atau WO.
Baca juga: Viral Pertandingan Final Sepak Bola di Muna Berakhir Ricuh, Aksi Kejar-kejaran hingga Saling Tendang
| Polisi Ungkap Fakta Baru Demo Ricuh di Kendari Sulawesi Tenggara, Sita Uang, Pesta Miras Usai Rusuh |
|
|---|
| 15 Orang Diamankan Usai Ricuh Aksi Blokade Jalan di Wua-Wua Kendari Sulawesi Tenggara |
|
|---|
| Detik-detik Kapolresta Kendari Maju Pegang Tongkat Komando Tanpa Tameng saat Demo Ricuh di Wua-Wua |
|
|---|
| Jalan Ahmad Yani Wua-Wua Kendari Sudah Bisa Dilalui Kendaraan Usai Ricuh, Sisa Bakar Ban Dibersihkan |
|
|---|
| Bibir Kapolresta Kendari Luka Kena Lemparan Batu, Blokade Jalan Berujung Ricuh di Perempatan Wua-Wua |
|
|---|