Berita Kendari
Kebakaran Lahan Kosong di Jalan H Lamuse Kendari, Warga Sempat Khawatir Api Merembet ke Pemukiman
Sebidang lahan kosong terbakar di Jalan H Lamuse, Lorong Adem, BTN Lepo-lepo Mas, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Penulis: Sugi Hartono | Editor: Desi Triana Aswan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Petugas-memadamkan-api-dari-sebidang-lahan-kosong-di-Jalan-H-Lamuse.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA, KENDARI - Sebidang lahan kosong di Jalan H Lamuse, Lorong Adem, BTN Lepo-lepo Mas, Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), terbakar, Kamis (11/6/2026).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun cepatnya penyebaran api sempat memicu kekhawatiran warga sekitar akan merembet ke pemukiman penduduk.
Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari pada pukul 11.00 Wita.
Merespons laporan tersebut, tim dari Pos Boulevard segera dikerahkan ke lokasi karena jaraknya yang paling dekat dengan titik kejadian.
Baca juga: Dinas Kehutanan Sultra Catat 18 Hektar Luas Lahan Terbakar di Sulawesi Tenggara Tahun 2023
Setibanya di lokasi pada pukul 11.06 Wita, petugas mendapati kobaran api telah meluas di area lahan kosong.
Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, api menjalar dengan cepat karena kondisi vegetasi yang kering, memicu ketakutan warga bahwa api akan menjangkau rumah-rumah yang berada di sekitar lahan.
”Petugas langsung melakukan lokalisasi api agar tidak meluas. Setelah api utama padam, kami melanjutkan dengan proses pendinginan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali,” ujar Komandan Pos Boulevard, Juhadin.
Proses pemadaman berlangsung cepat dan terkendali. Dalam waktu kurang dari 20 menit, tepatnya pukul 11.21 Wita, api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Satu unit armada pemadam kebakaran, yakni unit 014 dari Pos Boulevard, dikerahkan dalam operasi ini.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran dan identitas pemilik lahan masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
Menyikapi kejadian ini, Damkarmat Kota Kendari kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, Juhadin menekankan agar warga tidak melakukan pembakaran sampah di area lahan kosong atau di dekat pemukiman tanpa pengawasan.
(*)
(TribunnewsSultra/Sugi Hartono)