Jumat, 12 Juni 2026

Harga BBM Naik di Sultra

Sehari di Kendari saat Harga Pertamax Naik, Mahasiswa Demo, Ojol Pasrah, Antrean BBM RON 92 Sepi 

Harga Pertamax yang mengalami penyesuaian banyak mendapat reaksi dari berbagai pihak, termasuk di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Tayang:
zoom-inlihat foto Sehari di Kendari saat Harga Pertamax Naik, Mahasiswa Demo, Ojol Pasrah, Antrean BBM RON 92 Sepi 
TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono/Dewi Lestari/Apriliana
HARGA PERTAMAX NAIK - Kolase foto mahasiswa duduk di jalanan (kiri) saat melakukan aksi penolakan naiknya bahan bakar minyak (BBM) Pertamax di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (10/6/2026) malam. Antrean Pertamax di SPBU Tapak Kuda (tengah), Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, tampak sepi di hari pertama penyesuaian harga baru. Driver ojol, Hamzah saat diwawancarai TribunnewsSultra.com terkait kenaikan Pertamax. Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax memicu gelombang aksi unjuk rasa di sejumlah daerah. 

Dan masih banyak alasan lainnya, mengapa warga memilih menggunakan Pertamax

Sayangnya, dalam sekejap semua berubah saat pengumuman dari Pertamina Patra Niaga terkait harga Pertamax terbaru. 

Berikut ini rangkuman TribunnewsSultra.com, tentang sehari yang terjadi di Kota Kendari setelah pengumuman tersebut: 

1. Demonstrasi 

Di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) juga menggelar aksi penolakan terhadap kenaikan harga BBM non subsidi.

Demonstrasi berlangsung di kawasan Bundaran Tank sejak pukul 16.00 hingga 21.00 Wita dan sempat diwarnai pembakaran ban bekas di tengah jalan.

Aksi tersebut menyebabkan kepadatan lalu lintas di kawasan Anduonohu yang merupakan salah satu pusat aktivitas bisnis baru di Kota Kendari.

Dalam orasinya, mahasiswa menilai kenaikan harga BBM semakin memperberat beban masyarakat yang saat ini sudah menghadapi tekanan ekonomi akibat naiknya harga kebutuhan pokok dan menurunnya daya beli.

"Kebijakan ini kian mencekik rakyat. Beban ekonomi masyarakat sudah berat, ditambah lagi dengan kenaikan harga BBM yang berdampak pada rantai distribusi dan harga barang kebutuhan lainnya," ujar salah satu massa aksi saat menyampaikan orasi.

Mahasiswa menilai pemerintah kurang mempertimbangkan dampak ekonomi maupun psikologis yang dirasakan masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah.

Mereka juga berencana memperluas gerakan dengan melakukan konsolidasi bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) lintas jurusan dan berbagai perguruan tinggi di Kendari guna membangun aksi yang lebih besar dan terorganisir.

2. Antrean BBM RON 92 Sepi di SPBU Tapak Kuda

Masih di Kendari, hari yang sama saat pengumuman penyesuaian harga Pertamax, antrean RON 92 di SPBU Tapak Kuda, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, terlihat sepi pada hari pertama penerapan harga baru, Rabu (10/6/2026).

Berdasarkan pantauan Tribunnewssultra.com sekitar pukul 16.00 Wita di lokasi, area pengisian Pertamax tampak tidak dipadati kendaraan seperti biasanya. 

Sejumlah sepeda motor dan mobil datang silih berganti untuk mengisi bahan bakar, namun tidak sampai menimbulkan antrean panjang di jalur pengisian.

Kondisi tersebut berbeda dengan situasi pada jam pulang kantor di hari biasanya.

Pada waktu tersebut, antrean kendaraan umumnya terlihat mengular di sekitar dispenser Pertamax.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved