Jumat, 12 Juni 2026

Berita Kendari

Mahasiswi Lompat dari Lantai 2 Gedung FMIPA UHO Kendari, Gegara Merasa Dipaksa Minta Maaf ke Teman

Mahasiswi FMIPA Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara nekat melompat dari sebuah gedung gegara bertengkar dengan temannya.

Tayang: | Diperbarui:
zoom-inlihat foto Mahasiswi Lompat dari Lantai 2 Gedung FMIPA UHO Kendari, Gegara Merasa Dipaksa Minta Maaf ke Teman
Istimewa
MAHASISWI UHO KENDARI LOMPAT - Mahasiswi berinisial MAP (19) terbaring di rumah sakit usai melompat dari lantai dua Gedung D Fakultas FMIPA UHO Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (10/6/2026). Aksi nekat ini dipicu oleh rasa tertekan akibat masalah dengan sesama teman kuliahnya yang tak kunjung usai. Saat ini, ia dirawat ke RSUD Abunawas untuk mendapatkan perawatan medis. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI –Seorang mahasiswi Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) nekat melompat dari sebuah gedung, Rabu (10/6/2026) sekira pukul 19.00 WITA.

Korban berinisial MAP (19) merupakan mahasiswi Jurusan Geografi semester 2. 

Ia melompat dari lantai II Gedung D Fakultas FMIPA UHO Kendari.

Aksi nekat ini dipicu oleh rasa tertekan akibat masalah dengan sesama teman kuliahnya yang tak kunjung usai.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, menjelaskan aksi nekat ini bermula dari perselisihan mengenai tugas kuliah pada akhir Mei lalu.

Saat itu, rekannya berinisial K mendatangi korban untuk mempertanyakan hasil tugas kuliah yang dikerjakan oleh MAP.

“Karena ada kesalahan dalam tugas tersebut, K memarahi korban dan meminta kembali kotak berisi peralatan kimia miliknya, sembari mengambil alat tersebut, lalu memukul korban mengenai bagian mata,” ungkap AKP Welliwanto Malau Kamis (11/6/2026).

Informasi mengenai pertikaian tersebut kemudian didengar oleh para senior di Fakultas FMIPA UHO. 

Baca juga: Motor Mahasiswi UHO Kendari Hilang di Parkiran Kampus, Lupa Cabut Kunci Gegara Buru-Buru Masuk Kelas

Senior-senior korban pun sempat berupaya melakukan mediasi sebanyak dua kali, namun tidak membuahkan titik temu hingga akhirnya masalah tersebut diserahkan ke pihak jurusan.

Puncaknya terjadi pada Rabu (10/6/2026) sore sekira pukul 16.00 WITA, saat pihak jurusan menggelar pertemuan mediasi antara korban dan K.

Namun, mediasi kembali buntu. Korban merasa tertekan karena dirinya yang merasa tidak bersalah justru diminta untuk meminta maaf kepada K.

Merasa tertekan dan terus memikirkan jalan buntu dari masalah tersebut, korban yang berada di kosnya kemudian memutuskan pergi ke kampus sekira pukul 18.45 WITA dengan menggunakan jasa ojek online.

Setibanya di Gedung D FMIPA UHO sekira pukul 19.00 WITA, korban langsung naik ke lantai dua dan nekat melompat ke bawah.

Usai melompat, korban yang dalam keadaan terluka parah masih sempat menghubungi dua rekannya, A dan F, yang merupakan teman organisasinya di salah satu himpunan di kampus untuk meminta pertolongan.

Kedua rekan korban langsung bergegas ke lokasi kejadian dan mengevakuasi korban ke RSUD Kota Kendari atau dikenal dengan sebutan RS Abunawas, untuk mendapatkan penanganan medis.

“Korban selamat, saat kejadian mengalami patah tulang pada bagian pergelangan tangan kanan dan pergelangan kaki kanan, dan saat ini menjalani perawatan medis secara intensif di RS Abunawas,” pungkas Welliwanto. (*)

(TribunnewsSultra.com/ La Ode Ahlun Wahid)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved