Berita Kendari
Tak Ada Kepala Sekolah, 24 Alumni SDN 57 Kendari Belum Terima SKL, Dikbud Segera Tunjuk Plt Kepsek
Orang tua alumni SD Negeri 57 Kendari mendatangi Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Rabu (10/6/2026).
Penulis: Apriliana Suriyanti | Editor: Sitti Nurmalasari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Tak-Ada-Kepala-Sekolah-24-Alumni-SDN-57-Kendari-Belum-Terima-SKL-Dikbud-Segera-Tunjuk-Plt-Kepsek.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Orang tua alumni SD Negeri 57 Kendari mendatangi Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Rabu (10/6/2026).
Kantor tersebut berlokasi di Jalan Balai Kota III, Kelurahan Pondambea, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Berjarak 800 meter atau tiga menit dari Kantor Balai Kota Kendari di Jalan Abdullah Silondae, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga.
Mereka meminta penjelasan terkait nasib anak-anaknya yang baru saja lulus pada awal Juni 2026 lalu.
Salah satu orang tua, Widianingsih (33), mengatakan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB jenjang SMP sudah akan dibuka.
Baca juga: Pemprov Sulawesi Tenggara Distribusikan 11 Ribu Seragam Sekolah Gratis, Prioritas Siswa Kurang Mampu
Namun, 24 alumni belum menerima Surat Keterangan Lulus (SKL) sebagai salah satu dokumen persyaratan pendaftaran murid baru.
Kekhawatiran para orang tua muncul setelah kepala sekolah sebelumnya telah memasuki masa pensiun.
Sementara kepala sekolah yang sempat ditunjuk sebagai pengganti justru dibatalkan.
Kondisi tersebut akhirnya membuat posisi Kepala SDN 57 Kendari saat ini masih kosong.
"Ijazahnya juga kami pertanyakan, apakah ijazahnya tidak akan bermasalah ke depannya karena ini kan kepala sekolah tidak ada, baru belum rapat di sekolah untuk tanda tangan ijazah dan SKL," jelas dia.
Baca juga: Viral Kondisi SD Negeri Ulupohara Konawe Rusak Berat, Dikbud Sebut Rehabilitasi Sekolah Tahun Ini
Meski demikian, Widia menyebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Kendari, Saemina, telah memberikan penjelasan kepada sejumlah orang tua siswa.
Menurut keterangan yang disampaikan Saemina, persoalan administrasi tersebut akan segera ditangani oleh Dinas Dikbud dengan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah.
"Ibu dinas bilang gampang, itu mereka yang akan urus, nanti ada yang diutus sebagai Plt Kepala Sekolah, nanti kita tunggu lagi kejelasannya besok," ujar dia.
Diberitakan sebelumnya, pelantikan terhadap 111 kepala sekolah (kepsek) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dibatalkan.
Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kendari, Alfian.
Baca juga: 270 Calon Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat di Kendari Mulai Dijangkau, Syarat Desil 1-2, Ada Izin
| Daftar Nama 111 Kepala Sekolah TK–SMP di Kendari Dilantik Siska, Pesan Wali Kota Soal Isu Asusila |
|
|---|
| Kepala Sekolah Sempat Lerai Insiden Penganiayaan Siswa di Ruang Guru SMAN 1 Sampolawa Buton Selatan |
|
|---|
| 100 Kepala Sekolah SD dan SMP Baubau Lomba Baca Kabanti Lestarikan Budaya Buton Sulawesi Tenggara |
|
|---|
| Profil Yosep Sahaka Wakil Bupati Kolaka Timur Sultra, Menitih Karir Sebagai Guru dan Kepala Sekolah |
|
|---|
| Supriyani Menangis Saat Kepala Sekolah Sana Ali Beri Kesaksian di Persidangan PN Andoolo Konsel |
|
|---|