Berita Kendari
Meski Ada Permintaan Maaf, Kasus Ibu Bhayangkari dan Oknum TNI di Kendari Sultra Tetap Bergulir
Kasus dugaan perzinahan yang melibatkan ibu Bhayangkari inisial TR dan oknum TNI Pratu WI di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, memasuki babak baru.
Penulis: Sugi Hartono | Editor: Sitti Nurmalasari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Kuasa-Hukum-Anggota-Brimob-Polda-Sultra.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kasus dugaan perzinahan yang melibatkan ibu Bhayangkari berinisial TR dan oknum TNI Pratu WI di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), memasuki babak baru.
Pihak AW yang merupakan suami sah sekaligus anggota aktif Brimob Polda Sultra, menegaskan tetap melanjutkan proses hukum meski sempat beredar video permintaan maaf.
AW melalui kuasa hukumnya, Dody, memberikan klarifikasi terkait narasi permintaan maaf yang sempat memicu spekulasi publik.
Dody menekankan bahwa pernyataan maaf tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap etika organisasi, bukan pengakuan kesalahan atas peristiwa yang terjadi.
Menurut Dody, kliennya merasa perlu meluruskan konteks permohonan maaf yang disampaikan sebelumnya.
Hal ini berkaitan dengan posisinya sebagai anggota Polri aktif dan keterlibatan oknum dari institusi lain dalam peristiwa tersebut.
"Permintaan maaf itu kami garis bawahi ditujukan untuk institusi Brimob dan TNI. Sebagai anggota aktif, klien kami merasa bertanggung jawab atas beredarnya video yang menyeret nama besar dua institusi tersebut. Jadi, ini soal etika profesi, bukan permintaan maaf atas perbuatan saat penggerebekan," jelas Dody, Kamis (23/4/2026) malam.
Baca juga: Anggota Brimob Polda Sulawesi Tenggara Minta Maaf Usai Istri Digerebek Berduaan Oknum TNI di Kendari
Ia juga menepis anggapan bahwa peristiwa penggerebekan yang sempat viral di media sosial adalah rekayasa.
Dody menjamin penggerebekan tersebut benar-benar terjadi secara faktual di lapangan.
Meskipun ada upaya menjaga hubungan antara institusi melalui klarifikasi tersebut, ia memastikan bahwa perkara pidana terus bergulir.
Dody mengatakan AW telah melaporkan dugaan perzinahan ke Polda Sultra dan menyerahkan sejumlah alat bukti untuk memperkuat laporan tersebut.
"Proses hukum tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku. Kami telah menyerahkan bukti-bukti fakta kepada penyidik untuk mendalami dugaan perzinahan ini," jelasnya.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan pendalaman terhadap laporan tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian publik mengingat keterlibatan anggota keluarga institusi keamanan, yang menuntut transparansi dan profesionalisme dalam penegakan hukum di wilayah Sulawesi Tenggara.
Baca juga: Suami Gerebek Istri Berduaan Oknum TNI di Kamar Kos Anduonohu Kendari, Sembunyi di Balik Lemari
Sebelumnya diberitakan, video permintaan maaf dari anggota Brimob Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi sorotan publik setelah kasus dugaan perselingkuhan istrinya mencuat ke media sosial.
| Anak Baru Meninggal 7 Hari, Istri Gerebek Suami Ngamar Bareng Wanita Lain di Kendari |
|
|---|
| Kronologi Istri di Kendari Gerebek Suami dengan Wanita Lain, Mengaku Dianiaya, Lapor Polda Sultra |
|
|---|
| Polisi Gerebek Judi Sabung Ayam di Konawe, 8 Pelaku Ditangkap, Sita 5 Ayam Bangkok hingga Arena |
|
|---|
| Dit Samapta Polres Kolaka Gerebek Pelaku Pembuatan SIM Palsu, Terbongkar Usai Operasi Sikat Anoa |
|
|---|
| Istri Sah Ajak Mertua Gerebek Wanita Terduga Pelakor di Kendari Sulawesi Tenggara, Suami Kabur |
|
|---|