Minggu, 10 Mei 2026

Pria Bersimbah Darah di Kendari

Breaking News Pria Paruh Baya Bersimbah Darah Keluar dari Jalan Macan Kendari, Leher dan Tangan Luka

Seorang pria paruh baya ditemukan dalam kondisi kritis dengan luka terbuka bagian leher dan tangan di kawasan Kemaraya Kota Kendari Sulawesi Tenggara.

Tayang:
Penulis: Sugi Hartono | Editor: Amelda Devi Indriyani
zoom-inlihat foto Breaking News Pria Paruh Baya Bersimbah Darah Keluar dari Jalan Macan Kendari, Leher dan Tangan Luka
TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono
PRIA BERDARAH DI KENDARI - Seorang pria paruh baya yang ditemukan bersimbah darah saat dievakuasi ke Rumah Sakit Santa Anna Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra). Ia ditemukan dalam kondisi kritis dengan luka terbuka di bagian leher dan tangan di kawasan Kemaraya, Kota Kendari, pada Senin (30/3/2026). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Seorang pria paruh baya ditemukan dalam kondisi kritis dengan luka terbuka di bagian leher dan tangan di kawasan Kemaraya, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (30/3/2026).

Korban yang hingga kini belum diketahui identitasnya tersebut harus dievakuasi menggunakan mobil bak terbuka setelah upaya pertolongan pertama warga.

Peristiwa ini bermula saat warga di sekitar Lorong Macan, Kemaraya, dikejutkan dengan kemunculan seorang pria yang keluar dari lorong dalam kondisi bersimbah darah.

Korban mengalami luka serius yang diduga akibat benda tajam di bagian leher dan lengan.

Melihat kondisi korban yang melemah, seorang warga laki-laki di lokasi kejadian berupaya memberikan pertolongan cepat.

Ia membonceng korban menggunakan sepeda motor dengan maksud membawa pria tersebut ke pusat layanan kesehatan terdekat.

Namun, upaya penyelamatan itu tidak berjalan mulus.

Baca juga: Ketahuan Mau Mencuri, Seorang Pria Duel Berdarah dengan Pemilik Bengkel di Jalan Nipa-nipa Kendari

Di tengah perjalanan, sepeda motor yang digunakan kehabisan bahan bakar.

Dalam situasi darurat tersebut, saksi kemudian menghentikan mobil pikap berwarna putih yang kebetulan melintas.

Pria malang tersebut akhirnya berhasil dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Santa Anna, setelah pengemudi pikap bersedia membantu mengevakuasi korban ke ruang instalasi gawat darurat.

Pihak medis RS Santa Anna tengah berfokus melakukan tindakan penyelamatan mengingat pendarahan yang dialami cukup hebat.

Sementara itu, motif di balik luka-luka yang diderita korban, terkait tindak pidana atau penyebab lain, masih menunggu penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian setempat.

Saat ini pihak kepolisian terpantau sudah berada di RS Santa Anna Kendari.

Rumah sakit tersebut berjarak sekira 3,1 kilometer atau 6 menit berkendara dari lokasi kejadian.  (*)

(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved