Berita Kendari
Kendari Punya 160 Kios Pangan Tersebar di 11 Kecamatan, Sediakan SPHP hingga Gula, Syarat Jadi Mitra
Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mempunyai 160 kios pangan tersebar di 11 kecamatan.
Penulis: Apriliana Suriyanti | Editor: Sitti Nurmalasari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Kendari-Punya-160-Kios-Pangan-Tersebar-di-11-Kecamatan-Sediakan-SPHP-hingga-Gula-Syarat-Jadi-Mitra.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mempunyai 160 kios pangan tersebar di 11 kecamatan.
Ke-11 kecamatan tersebut, yakni Baruga, Wua-Wua, Kadia, Puuwatu, Kambu, Poasia, Kendari, Kendari Barat, Abeli, Nambo, dan Mandonga.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang), Abdul Rauf, mengatakan, kios pangan merupakan program inisiatif Badan Pangan Nasional atau Bapanas.
Fungsinya untuk mengendalikan inflasi, yakni menjaga stabilitas harga dan menyediakan kebutuhan pokok masyarakat.
Dalam kios tersebut, sedikitnya ada tiga komoditi yang dijual yaitu Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), minyak goreng, serta gula pasir.
Baca juga: Harga Emas Antam, UBS dan Galeri 24 Stabil Hari Ini, 26 Januari 2026: Lokasi Pegadaian Kendari
Rauf menjelaskan, di awal inisiatif tersebut, ibu kota Provinsi Sultra baru memiliki 10 kios pangan.
Namun seiring berjalannya waktu, kios pangan di Kota Kendari mendapat dukungan dari Bank Indonesia hingga berjumlah 120 unit.
"Akhir tahun lalu, Bapanas mencatat Kendari berada di posisi kedua dari 500 lebih kabupaten/kota kios pangan terbanyak, yaitu 120 unit," katanya diwawancarai TribunnewsSultra.com, Senin (26/1/2026).
Per hari ini, mantan Kepala Dinas Sosial itu menyebutkan total kios pangan di Kota Lulo mencapai 160 unit.
Menurutnya, kebutuhan pangan warga kini terpenuhi dengan hadirnya kios pangan yang ada di sudut-sudut kota.
Baca juga: 520 JCH Kendari Sulawesi Tenggara Sudah Lunasi Biaya Haji, Jemaah Termuda 15 Tahun, Tertua 96 Tahun
Selain menjadi konsumen, masyarakat juga bisa menjadi mitra kios pangan.
Syaratnya yaitu salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP), alamat dan titik lokasi kios, serta surat rekomendasi dari Kepala Disketapang Kendari.
"Jadi kios pangan ini memang kios yang sudah berjalan tinggal kita fasilitasi melalui sistem Klik SPHP yang bermitra dengan Bulog," jelasnya.
Terakhir, Rauf mengimbau kepada masyarakat terutama dari kalangan menengah ke bawah untuk memanfaatkan kios pangan di lingkungannya.
Sebab, harga jual tiga komoditi utama di kios tersebut lebih murah sesuai dengan arahan pemerintah.
Baca juga: Jalan-jalan ke Galeri Gora Baubau, Nikmati Sajian Kopi dan Olahan UMKM Lokal Sulawesi Tenggara
| Bupati Ikbar Pimpin Serangkaian Program Pangan Hadapi Tekanan Harga Sepanjang Tahun 2025 |
|
|---|
| Daftar Harga Beras SPHP hingga Cap Anoa di Gerakan Pangan Murah Kendari, Termurah Rp58 Ribu per 5 Kg |
|
|---|
| Pemkab Konawe Utara Bangun Ketahanan Pangan Lewat Sinergi TPID dan Program Produksi Berkelanjutan |
|
|---|
| Tekan Lonjakan Harga Pangan, Pemda Konawe dan Bulog Salurkan Beras dan Minyak ke 18.757 Penerima |
|
|---|
| Gubernur Sultra ASR Tuntaskan Bangun Irigasi, Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Infrastruktur Pertanian |
|
|---|