Berita Kendari
Keluh Pedagang Pasar Basah Mandonga Kendari: Harga Plastik Mahal Tapi Beras Stabil, Sepi Pembeli
Sejumlah pedagang beras di Pasar Basah Mandonga, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) keluhkan harga plastik mahal.
Penulis: Apriliana Suriyanti | Editor: Sitti Nurmalasari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Keluh-Pedagang-Pasar-Basah-Mandonga-Kendari-Harga-Plastik-Mahal-Tapi-Beras-Stabil-Sepi-Pembeli.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sejumlah pedagang beras di Pasar Basah Mandonga, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) keluhkan harga plastik mahal.
Hal itu disampaikan seorang penjual beras, Andi, saat ditemui TribunnewsSultra.com di lapaknya, Senin (8/6/2026).
Dia mengatakan, kenaikan harga plastik termasuk karung beras sudah berlangsung sejak Ramadan atau sekitar Maret 2026.
Bila biasanya Andi membeli karung beras pada kisaran Rp700 ribuan, kini dia bisa merogoh kocek hingga Rp1 juta lebih.
"Ini hanya untuk beli karung saja, dulu bisa dibawa Rp1 juta, sekarang tidak ada harus lebih Rp1 juta," katanya.
Baca juga: Harga BBM Pertamina Dex dan Dexlite di Kendari Sulawesi Tenggara Turun, Pertamax Turbo Naik Rp850
Meski demikian, kenaikan harga material plastik ini tidak mempengaruhi harga beras yang dia jual.
Sebab menurutnya, jika harga dinaikkan maka akan mengurangi minat masyarakat untuk membeli komoditi ini.
Belum lagi banyaknya pedagang beras yang menawarkan barangnya di pinggir jalan hingga melalui online.
Hal ini membuat masyarakat lebih memilih berbelanja di lokasi yang dianggap lebih dekat ketimbang masuk ke dalam pasar tradisional.
"Ini saja sepi pasar, biar tiga jam kita tidur tidak ada yang kasih bangung lantaran sepi," ujar dia.
Baca juga: Harga Pupuk Non Subsidi di Kendari Sulawesi Tenggara Alami Kenaikan, Toko Tani Makin Sepi Pembeli
"Biasanya dekat Lebaran ramai, ini kemarin tidak, sepi pasar," jelas Andi menambahkan.
Sementara itu, harga beras Super dibanderol Rp15 ribu per liter, beras Kepala Biasa Rp14 ribu per liter, beras Ciliwung Rp14 ribu per liter, dan beras Konawe Rp14 ribu per liter.
Untuk beras satu karung dengan berat lima kilogram (kg) dijual seharga Rp85 ribu.
Sebagai informasi, pasar tradisional ini berlokasi di Jalan Lasandara, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga.
Dapat ditempuh dalam delapan menit menggunakan motor atau mobil dari Kantor Balai Kota Kendari.
Baca juga: Harga Makanan Naik, Inflasi Sulawesi Tenggara Meroket 4,07 Persen, Baubau Tertinggi, Konawe Terendah
Gedung tempat Wali Kota Kendari berkantor ini beralamat di Jalan Abdullah Silondae, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga. (*)
(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)
| Keluhkan Harga Beras Mahal, Emak-emak Serbu Pasar Murah Kodim 1430 Konawe Utara Sulawesi Tenggara |
|
|---|
| Pasar Murah Eks MTQ Kendari 26-27 Agustus 2025: Harga Beras, Telur, Gula, Bawang, Minyak Goreng |
|
|---|
| Tak Terdampak Isu Oplosan, Harga Beras di Pasar Basah Mandonga Kendari Masih Tinggi dan Sepi Pembeli |
|
|---|
| Harga Beras, Minyak, Gula di Gerai Koperasi Merah Putih Wundumbatu Kendari, Bakal Sedia Tabung LPG |
|
|---|
| Tanam Padi Inpari Perdana di Andowia Konawe Utara, Petani Harap Untung di Tengah Naiknya Harga Beras |
|
|---|