Berita Konawe Utara 2025
Pemerintah Konawe Utara Tangani Inflasi, Libatkan Masyarakat Manfaatkan Lahan Pekarangan Rumah
Pemerintah Konawe Utara, Sulawesi Tenggara terus berupaya mempertahankan langkah strategis dalam menekan inflasi.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Desi Triana Aswan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Bupati-Konawe-Utara-Ikbar-saat-wawancara-di-Wanggudu-Konut-Sulawesi-Tenggara.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Hingga akhir tahun 2025, Pemerintah Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) terus berupaya mempertahankan langkah strategis dalam menekan inflasi.
Ini menjadi isu strategis pemerintah daerah untuk diprioritaskan penanganannya.
Hal ini disampaikan, Bupati Konawe Utara, Ikbar saat ditemui TribunnewsSultra.com di ruangannya beberapa waktu lalu.
Menurutnya, pemerintah daerah telah memastikan pasokan pangan yang berkaitan erat dengan inflasi ini.
Sehingga salah satu yang didorong adalah keterlibatan langsung masyarakat dalam menekan inflasi.
Ia menjelaskan salah satu program yang didorongnya yakni di mana mengubah lahan pekarangan rumah menjadi lahan pertanian.
Ikbar mengungkapkan hal ini sangat penting dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan pangan di Konawe Utara.
Bibit sayur-sayuran bisa ditanam di area pekarangan rumah dan hasilnya untuk dikonsumsi langsung ataupun dipasarkan.
Sehingga, dari langkah ini menurut Ikbar, Konawe Utara sudah tidak bergantung lagi pada pasokan pangan dari luar.
Baca juga: Kecamatan Wawolesea dan Wiwirano Bakal Jadi Industri Tenun Konasara di Konawe Utara, Perajin Dilatih
"Kita tidak tergantung pada pasokan dari luar. Sehingga manfaat dari lahan pekarangan masyarakat Konawe Utara, sayur-sayuran itu tidak harus lagi membeli ke pasar atau kabupaten lain," jelasnya.
"Selain itu, kebutuhan konsumsi pribadi itu terpenuhi," tuturnya.
Tak hanya itu, nilai manfaat ekomoni saat mengubah lahan pekarangan rumah menjadi lahan pertanian, bisa menjadi sumber pendapatan.
"Dengan kebutuhan pangan kita yang ada, ini sudah terpenuhi. Ketika ada sisanya itu bisa kita pasarkan (jual). Bisa jadi sumber pendapatan," jelasnya.
Selain itu, pemerintah daerah Konawe Utara juga kerap menggelar Pasar Murah.
Ikbar mengungkapkan kondisi fluktuasi harga yang tidak menentu membuat pihak melakukan subsidi pada sejumlah kebutuhan pokok.