Berita Konawe Utara 2025
Pemerintah Konawe Utara Tangani Inflasi, Libatkan Masyarakat Manfaatkan Lahan Pekarangan Rumah
Pemerintah Konawe Utara, Sulawesi Tenggara terus berupaya mempertahankan langkah strategis dalam menekan inflasi.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Desi Triana Aswan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Bupati-Konawe-Utara-Ikbar-saat-wawancara-di-Wanggudu-Konut-Sulawesi-Tenggara.jpg)
Tak sampai di situ, pasokan beras juga menjadi hal wajib menurut Ikbar untuk menekan inflasi.
Beras sangat penting menekan inflasi karena merupakan kebutuhan pokok mayoritas rakyat.
Sehingga harga beras yang naik langsung mengerek inflasi dan angka kemiskinan, sementara stabilitas harga beras (melalui operasi pasar, bantuan pangan, dan distribusi lancar) terbukti efektif menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi makro, mencegah keresahan sosial.
Ikbar melakukan sejumlah kolaborasi dengan berbagai pihak.
Salah satunya bersama Bulog dan pihak Kementerian Pertanian.
Dengan jumlah penduduk lebih dari 80 ribuan, menurutnya sangat besar pasokan beras yang dibutuhkan setiap tahun.
"Kebutuhan beras dengan jumlah penduduk 81 ribuan dikali tiga kali makan dikali satu tahun, bisa mencapai 900 ton per tahun, sementara lahan pertanian kita 1.500 ha yang sudah tertana," jelasnya.
Dengan luas lahan tersebut dimanfaatkan para petani lokal, masih belum memadai.
Sehingga, Ikbar berharap kedepannya semakin banyak lagi perluasan lahan untuk bisa memastikan pasokan beras lokal di Konawe Utara.
"Melalui program pemerintah pusat dan daerah, kami sudah melakukan perluasan lahan. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih pada Menteri Pertanian memberikan percetakan sawah sebesar 500 ha. Dan tahun ini sudah bisa tercetak. Kita juga memastikan petani mendapatkan bibit unggul, yang bisa menaikan angka panen kita. Termasuk pendampingan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan seluruhnya kita gratiskan (bibit)," jelasnya.
Ikbar memastikan isu pertanian ini akan terus didorongnya karena menjadi sektor unggulan di Konawe Utara.
"Komitmen kita akan terus mengoptimalisasi, terkait swasembada pangan termasuk menekan angka inflasi kita yang terjadi di Konawe Utara," pungkasnya.(*)
(Tribunnews.com)