KPK OTT di Sulawesi Tenggara
Kantor Dinas Kesehatan dan PU Kolaka Timur Sepi Usai Ruangan Disegel KPK Buntut Kasus RS Koltim
Inilah suasana Kantor Dinas Kesehatan dan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Tata Ruang dan Perhubungan Kolaka Timur usai disegel KPK, Jumat (8/8/2025).
Penulis: Adrian Adnan Sholeh | Editor: Amelda Devi Indriyani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Kantor-Dinas-Kesehatan-dan-Dinas-PU-Kolaka-Timur-sepi-usai-disegel-KPK-imbas-kasus-RS-Koltim.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KOLAKA TIMUR - Inilah suasana Kantor Dinas Kesehatan dan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Tata Ruang dan Perhubungan Kolaka Timur usai disegel KPK, Jumat (8/8/2025).
Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menyegel sejumlah ruangan usai Operasi Tangkap Tangan atau OTT KPK di sejumlah lokasi, pada Kamis (07/08/2025).
Ruangan yang tersegel di Kantor Dinas Kesehatan Koltim, antara lain ruangan kepala dinas dan humas.
Stiker putih merah berlogo KPK bertuliskan “Dalam pengawasan KPK” tertempel di handle pintu ruangan.
Tarmasuk di Kantor Dinas PU Koltim seperti di ruang sekretaris, bidang bina marga, bidang cipta karya dan bidang keuangan.
Dari pantauan TribunnewsSultra.com, Jumat siang sekira pukul 13.40 Wita di kedua kantor dinas beralamat kompleks perkantoran, tak jauh dari kantor Bupati Koltim, Jalan Poros Kolaka, Raterate, Kecamatan Tirawuta.
Terlihat kedua kantor tampak sepi.
Baca juga: Tim KPK Lanjut Operasi di Makassar Usai OTT Kolaka Timur Sulawesi Tenggara, Kasus RS Koltim Rp170 M
Kantor Dinas Kesehatan terpantau sepi, hanya terlihat dua staff pegawai masih melaksanakan aktivitas.
Sedangkan Kantor Dinas PU, sangat sepi.
Bahkan saat TribunnewsSultra.com menelusuri kantor, tak menemukan satu pun staff yang berada di kantor.
Salah satu staff Dinas Kesehatan yang enggan menyebutkan namanya mengatakan jadwal kantor setiap Jumat lebih cepat.
"Waktu Jumat memang cepat pulangnya pak sekitar pukul 15.00 Wita sore hari," ucapnya saat diwawancarai TribunnewsSultra.com.
KPK sebelumnya mengamankan sejumlah orang di lokasi berbeda dalam sehari, Kamis (8/8/2025).
Total ada 8 orang yang kena OTT KPK terkait dugaan kasus suap proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Koltim.
Baca juga: KPK Amankan 1 Koper Terkait OTT Kasus Kolaka Timur Sulawesi Tenggara di Polda Sultra
OTT KPK berlangsung di Kota Kendari, Provinsi Sultra, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), serta DKI Jakarta.