Beasiswa 2025
Tips Menulis Esai Agar Lolos LPDP 2025 Dibagikan Awardee Alumni UHO Kendari Sulawesi Tenggara
Berikut tips menulis esai agar lolos beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 2025.
Penulis: Dewi Lestari | Editor: Sitti Nurmalasari
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Berikut tips menulis esai agar lolos beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 2025.
Seperti diketahui, pendaftaran LPDP 2025 tahap kedua resmi dibuka hari ini, Senin (30/6/2025), dan akan berlangsung hingga 31 Juli 2025.
Seleksi LPDP terdiri atas tiga tahapan, yakni seleksi administrasi, tes bakat skolastik, dan seleksi substansi.
Salah satu komponen dalam seleksi substansi adalah penulisan esai, yang kerap menjadi tantangan tersendiri bagi para pendaftar.
Awardee LPDP Angkatan PK-243, Muh Amin Rais Natsir membagikan pengalamannya dalam menyusun esai, yang mengantarkannya lolos dalam program beasiswa tersebut.
Baca juga: Tips Lolos Beasiswa LPDP Dibagikan Dosen Universitas Khairun Ramis Rauf di Kendari Sulawesi Tenggara
Alumni Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari itu, kini tengah menempuh pendidikan Magister Hukum di Universitas Indonesia (UI) melalui skema beasiswa LPDP.
Ia menekankan kekuatan esai tidak hanya terletak pada gaya bahasa, melainkan pada kejujuran isi dan arah kontribusi yang jelas.
“Esai LPDP itu bukan soal menulis indah, tapi soal mengenal diri sendiri, apa yang sudah kita lakukan, dan rencana apa yang konkret ingin kita bawa pulang untuk daerah,” kata Amin saat dikonfirmasi Tribunnewssultra.com, Senin (30/6/2025).
Amin menyarankan agar esai dimulai dengan menentukan tema yang relevan dengan kondisi nyata di daerah asal pelamar.
Menurutnya, memilih isu yang dekat dengan pengalaman pribadi akan memudahkan dalam menyusun narasi yang kuat dan bermakna.
Baca juga: Mengenal 3 Seleksi Beasiswa LPDP 2025, Lengkap dengan Jadwal hingga Biaya yang Disubsidi Pemerintah
Pada bagian awal esai, pelamar disarankan memperkenalkan diri secara utuh.
Informasi seperti asal daerah, latar belakang pendidikan, serta pengalaman organisasi dan kegiatan sosial selama kuliah bisa memperkuat gambaran karakter dan komitmen kontribusi sejak dini.
Selanjutnya, penulis esai perlu mengangkat isu utama yang ingin dibahas secara mendalam.
“Misalnya, isu lingkungan seperti banjir atau kerusakan hutan. Penjabaran harus mencakup gambaran masalah, faktor penyebab, serta kebijakan atau respons pemerintah. Hal ini menunjukkan pemahaman pelamar terhadap persoalan daerahnya,” tuturnya.
Selain itu, Amin menyebut alasan pemilihan kampus tujuan dalam esai juga wajib dicantumkan.
Baca juga: Syarat Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1, 17 Dokumen Dipersiapkan Bisa Dapat Kuliah Gratis
Tips Sukses Lulus Beasiswa LPDP 2025 Dibagikan Awardee 2024 Alumni UHO Kendari Sulawesi Tenggara |
![]() |
---|
Syarat dan Cara Daftar Beasiswa LPDP Tahap 2 Dibuka Besok, Ini Tahapan dan Program Beasiswa |
![]() |
---|
Link Pengumuman Beasiswa LPDP 2024 Tahap 1, Lengkap Cara Akses, Jika Tak Lolos Segera Daftar Tahap 2 |
![]() |
---|
Cara Cek Pengumuman Beasiswa LPDP 2024 Tahap 1, Tahap 2 Bakal Dibuka 19 Juni, Jadwal dan Program |
![]() |
---|
Rincian Skema Pendanaan yang Ditanggung Beasiswa Prasial LPDP 2024, Harus Pilih Salah Satu |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.