Berita Kendari

Tips Lolos Beasiswa LPDP Dibagikan Dosen Universitas Khairun Ramis Rauf di Kendari Sulawesi Tenggara

Inilah tips lolos beasiswa dibagikan awardee LPDP Sulawesi Tenggara, Dr Ramis Rauf saat Workshop dan Coaching Clinic Scholarship di Kota Kendari.

Istimewa
AWARDEE LPDP - Inilah tips lolos beasiswa dibagikan awardee LPDP Sulawesi Tenggara (Sultra), Dr Ramis Rauf saat Workshop dan Coaching Clinic Scholarship di Kota Kendari, Minggu (29/6/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula Garuda Kantor Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sultra tersebut diinisiasi oleh Kawan Inspirasi (KI) Kendari, diikuti oleh 85 peserta mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga lulusan baru melalui daring dan luring. (Istimewa) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Inilah tips lolos beasiswa dibagikan awardee LPDP Sulawesi Tenggara (Sultra), Dr Ramis Rauf saat Workshop dan Coaching Clinic Scholarship di Kota Kendari, Minggu (29/6/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Garuda Kantor Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sultra tersebut diinisiasi oleh Kawan Inspirasi (KI) Kendari

Sebanyak 85 peserta mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga lulusan baru mengikuti kegiatan melalui daring dan luring.

Sebagai penerima Beasiswa LPDP Program Pascasarjana dan Doktoral, Ramis menyebut butuh persiapan yang matang.

"Untuk mendaftar LPDP kita harus punya persiapan yang matang, bukan sehari dua hari tapi butuh proses yang panjang," katanya dihubungi TribunnewsSultra.com.

Baca juga: Sosok Mahasiswi UHO Kendari Sulawesi Tenggara Wakili Indonesia Program SUSI 2025 di Amerika Serikat

Dimulai dari mengetahui persyaratan beasiswa yang akan didaftar, menulis esai, hingga persiapan menghadapi tes bakat skolastik dan substansi.

Dosen PNS di Universitas Khairun Ternate itu mengatakan, salah satu kriteria penerima Beasiswa LPDP adalah aktif mengikuti kegiatan sosial.

Menurutnya, pengalaman tersebut dapat dijadikan modal awal untuk mendaftarkan diri mendapatkan beasiswa.

Selain itu, untuk mendaftar Beasiswa LPDP, applicant atau pendaftar diminta menulis esai berisi latar belakang serta rencana dan kontribusi pascastudi.

Tipsnya, kenali diri lebih dalam untuk menggali dan mengetahui tujuan melanjutkan studi sebelum menulis esai.

Baca juga: Mahasiswi Psikologi UHO Kendari Juara 3 Mathessay Competition 2025 Tingkat Nasional di Surabaya

Lebih lanjut Ramis menjelaskan, pada paragraf pertama esai, applicant menuliskan perkenalan diri secara singkat dan jelas.

Lalu dilanjutkan dengan paragraf baru yang menceritakan tentang tujuan melanjutkan pendidikan program pascasarjana.

"Apa yang nantinya akan diselesaikan ketika sudah lulus S2, apa yang bisa diberikan sebagai wujud kontribusi saya," ujar dia.

Adapun tahap tes bakat skolastik, kata Ramis, cukup menantang sehingga diperlukan latihan jauh sebelum hari H ujian.

Baginya, seleksi tersebut cukup sulit terutama bagi pendaftar dengan latar belakang pendidikan non eksakta.

Baca juga: 3 Mahasiswi Pertanian UHO Kendari Magang di Jepang, Pelajari Budi Daya Buah Pir di Sera Kosui Farm

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved