Pilkada Sulawesi Tenggara

BREAKING NEWS 2.022 Anggota Badan Ad Hoc Ikuti Evaluasi Usai Pilkada Serentak di Sulawesi Tenggara 

Sebanyak 2.022 anggota Badan Ad Hoc Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ikuti Rapat Konsilidasi usai Pilkada Serentak 2024

Penulis: Samsul | Editor: Amelda Devi Indriyani
(TribunnewsSultra.com/Samsul)
Sebanyak 2.022 anggota Badan Ad Hoc Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ikuti Rapat Konsilidasi usai Pilkada Serentak 2024.Rapat tersebut berlangsung di salah satu hotel di Kota Kendari, Sultra, Senin (20/01/2025). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sebanyak 2.022 anggota Badan Ad Hoc Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ikuti Rapat Konsilidasi usai Pilkada Serentak 2024.

Rapat tersebut berlangsung di salah satu hotel di Kota Kendari, Sultra, Senin (20/01/2025).

Diketahui, rapat konsolidasi tersebut untuk mengevaluasi pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di 17 kabupaten kota se-Sultra.

Ketua KPU Sultra, Asrul mengatakan evaluasi tersebut untuk memastikan tahapan yang telah dilaksanakan dalam pemilihan kepala daerah serentak di 17 kabupaten kota se sultra.

“Jadi ini kita lakukan evaluasi pelaksanaan tahapan pilkada tahun 2024, jadi kita juga memastikan apakah tahapan ini sudah berjalan sesuai dengan yang kita harapkan,” kata Asrul.

Ia menjelaskan dalam pelaksanaan pilkada, dirinya menyebut ada beberapa tahapan-tahapan yang dicapai dan harus dievaluasi.

“Tentu ada beberapa aspek yang ingin kita lihat dari pelaksanaan tahapan dengan capaian-capaian yang positif kita pertahankan, Ini kalau ada tantangan dan kendala kita akan perbaiki termasuk dengan kerjasama stakholder dalam menyukseskan pilkada serentak,” jelasnya.

Baca juga: Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Pilkada 2024 Februari atau Maret 2025, Sulawesi Tenggara?

Sementara itu, rapat konsolidasi itu diikuti semua Badan Ad Hoc di 17 kabupaten kota se-Sultra.

“Sebanyak 2.022 dengan rinciannya untuk peserta dari provinsi ada 73 orang, untuk kota kabupaten 173 orang, kemudian PPK dan sekertariat sebanyak 1768 orang peserta serta dari Bawaslu,” ujarnya.

Terakhir, dirinya berharap usai pilkada serentak ini koordinasi stakholder tetap berjalan karena masih ada tahapan di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Harapannya tentu kita ingin kembali berkoordinasi dan berterima kasih telah menyukseskan pilkada seluruh badan ad hoc,” ujarnya.(*)

(TribunnewsSultra.com/Samsul)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved