Jumat, 15 Mei 2026

Penetapan Calon Pilkada di Sultra

DPT Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Pilkada Sultra 2024 Capai 1,8 Juta Ada Penurunan

KPU Sulawesi Tenggara menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2024. Terbanyak di Kota Kendari yakni 238.683 orang.

Tayang:
Penulis: Laode Ari | Editor: Muhammad Israjab
zoom-inlihat foto DPT Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Pilkada Sultra 2024 Capai 1,8 Juta Ada Penurunan
Laode Ari
KPU Tetapkan DPT Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Pilkada Sultra 2024 Sebanyak 1.876.792 Orang 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - KPU Sulawesi Tenggara menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2024 sebanyak 1.876.792 orang.

DPT yang ditetapkan KPU untuk pemilih yang akan menyalurkan hak suara di TPS memilih calon gubernur wakil gubernur, bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota.

Penetapan DPT Pilkada setelah KPU pleno rekapitulasi bersama 17 daerah se Sultra, Minggu (22/9/2024) malam.

Adapun rincian DPT Pilkada 2024 terdiri 933. 361 laki-laki dan pemilih perempuan 943.431 orang.

Dalam DPT Pilkada tersebut, KPU Sultra juga menetapkan 4.611 tempat pemungutan suara (TPS).

Baca juga: KPU Resmi Tetapkan Lima Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau Bertarung Pilkada 2024

TPS itu tersebar di 2.285 desa atau kelurahan, 221 kecamatan di 17 kabupaten dan kota se Sultra.

Kordinator Divisi data dan informasi, KPU Sultra, Muhammad Mu'min Fahimuddin, mengatakan, penyumbang pemilih terbanyak di Kota Kendari yakni 238.683 orang.

"Sementara paling sedikit di Kabupaten Konawe Kepulauan sebanyak 29.543 orang," ujarnya.

Baca juga: Darwin-Ali Basa Ditetapkan Jadi Paslon Tunggal Pilkada Muna Barat, KPU Sebut Lanjut Undi Nomor Urut

Mumin menyampaikan DPT Pilkada 2024 mengalami penurunan dibanding daftar pemilih sementara (DPS) yang ditetapkam KPU di Agustus lalu.

Dimana DPS Pilkada yang ditetapkan di 16 dan 17 Agustus lalu sebesar 1.880.176 pemilih.

"Kemudian saat proses pemutakhiran mengalami pengurangan sebanyak 3.384 pemilih saat penetapan DPT," ungkap Mumin.

Mantan komisioner KPU Kota Baubau ini menyebut penurunan jumlah tersebut karena ada data pemilh ganda dan invalid. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari) 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved