Berita Kendari

IAIN Kendari Raih Rekor MURI Ikrar Nasionalisme Gunakan Metaverse, Libatkan 1.566 Mahasiswa

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menerima piagam Museum Rekor Dunia Indonesia atau MURI, Rabu (21/8/2024).

Penulis: Dewi Lestari | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menerima piagam Museum Rekor Dunia Indonesia atau MURI, Rabu (21/8/2024). Penyerahan rekor MURI ini setelah IAIN Kendari menyelenggarakan ikrar nasionalisme dan komitmen kebangsaan menggunakan teknologi metaverse dengan jumlah mahasiswa terbanyak. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menerima piagam Museum Rekor Dunia Indonesia atau MURI, Rabu (21/8/2024).

Penyerahan rekor MURI ini setelah IAIN Kendari menyelenggarakan ikrar nasionalisme dan komitmen kebangsaan menggunakan teknologi metaverse dengan jumlah mahasiswa terbanyak.

Dalam ikrar tersebut, IAIN Kendari melibatkan 1.566 mahasiswa yang dilakukan secara virtual dalam bentuk avatar di dunia tiga dimensi.

Rektor IAIN Kendari, Prof Husain Insawan mengatakan ikrar yang menggunakan teknologi metaverse dengan melibatkan mahasiswa terbanyak, baru pertama kali dilakukan oleh IAIN Kendari.

Bahkan IAIN Kendari menjadi kampus pertama melakukan ikrar dengan menggunakan metaverse di wilayah Indonesia Tengah maupun Timur.

Baca juga: Mahasiswa IAIN Kendari Ikut Sekolah Kebangsaan Bahas Cara Tangkis Hoaks Jelang Pilkada Sultra 2024

“Unsur perbandingannya ada pada kalimat terbanyaknya. Artinya, ikrar ini baru dilakukan oleh IAIN Kendari sebagai yang terbanyak di dunia,” kata Prof Husain Insawan usai menerima penghargaan.

Prof Husain menyampaikan teknologi metaverse ini sebelumnya digunakan IAIN Kendari saat Pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun 2024.

Metaverse ini dimanfaatkan untuk mengenalkan kampus kepada mahasiswa baru dengan nuansa berbeda dari sebelumnya.

Mahasiswa dapat menjelajahi kampus, berinteraksi dengan dosen dan sesama mahasiswa secara virtual melalui avatar yang mereka buat di dunia virtual metaverse.

“Melalui metaverse, mahasiswa yang berada di luar ruangan atau laboratorium, tetap dapat merasakan atmosfer kampus dengan cara yang unik dan modern di era digital ini,” tuturnya.

Baca juga: Cara Daftar Jalur Mandiri Lokal Tahap Dua Kampus IAIN Kendari Sultra Dibuka hingga 5 Agustus 2024

Prof Husain menyebut saat ini IAIN Kendari telah memiliki ruangan untuk laboratorium metaverse beserta opulus atau kacamata virtual reality.

Fasilitas tersebut dapat digunakan oleh seluruh mahasiswa untuk berselancar dan bermain di metaverse, khususnya saat perkuliahan.

“Dosen yang mengajar pada mata kuliah tertentu nantinya akan menampilkan Power Point atau PPT-nya di matverse, dan mahasiswa akan ikut masuk ke dalam desain ruangan tersebut untuk mengikuti pembelajaran,” jelasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved