Berita Kendari

Mahasiswa IAIN Kendari Ikut Sekolah Kebangsaan Bahas Cara Tangkis Hoaks Jelang Pilkada Sultra 2024

Materi pengindraan hoaks menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 disampaikan ke mahasiswa IAIN Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kolase TribunnewsSultra.com
Materi penginderaan hoaks menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 disampaikan ke mahasiswa IAIN Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Kegiatan yang diselenggarakan Program Studi (Prodi) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) IAIN Kendari berkolaborasi dengan Sekolah Kebangsaan Tular Nalar Mafindo, Selasa (6/08/2024). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Materi pengindraan hoaks menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 disampaikan ke mahasiswa IAIN Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kegiatan yang diselenggarakan Program Studi (Prodi) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) IAIN Kendari berkolaborasi dengan Sekolah Kebangsaan Tular Nalar Mafindo, Selasa (6/08/2024).

Dosen Prodi IAT IAIN Kendari sekaligus penanggungjawab kegiatan, Akbar Haseng mengatakan, kegiatan tersebut sangat bermanfaat agar mahasiswa menjadi pemilih cerdas dan berkontribusi dalam demokrasi.

"Terima kasih kepada Tular Nalar atas kesempatan yang diberikan kembali kepada kami untuk mengadakan Sekolah Kebangsaan," katanya saat dikonfirmasi TribunnewsSultra.com, Rabu (7/8/2024).

"Kepercayaan ini kami manfaatkan untuk membina mahasiswa kami agar menjadi pemilih cerdas dan berkontribusi aktif dalam demokrasi," imbuhnya.

Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Kendari, Muh. Shaleh mengucapkan, pihaknya berkomitmen mendampingi mahasiswa jelang Pilkada serentak 2024.

Menurutnya, pendampingan terhadap para mahasiswa harus dilakukan untuk memastikan mereka menggunakan hak pilihnya dengan bijak.

Baca juga: IAIN Kendari Bakal Transformasi Jadi UIN, Pj Gubernur Sultra Sudah Komunikasi ke Kemendikbudristek

"Kita sangat mengapresiasi panitia dan peserta, mari kita jaga nama baik dan kerjasama dengan Tular Nalar dengan menyukseskan kegiatan ini," ucap Shaleh.

Selanjutnya, para peserta mengaku senang dan bangga bisa mengisi liburan semester dengan kegiatan bermanfaat tersebut.

Salah satu peserta mengatakan, wawancara tentang pengindraan hoaks menjelang Pilkada dilakukan melalui model pelatihan yang menyenangkan.

"Kami belajar banyak hal melalui empat segmen materi: Pemilu, Demokrasi, Mengindera Hoaks, dan Sanksinya," jelasnya.

Selain pengetahuan baru, peserta juga mendapatkan berbagai merchandise menarik selama proses kegiatan berlangsung seperti tas, buku, dan pulsa.

Dengan mengikuti Sekolah Kebangsaan Tular Nalar Mafindo, mereka merasa lebih siap menghadapi Pilkada 2024 yang akan dilaksanakan secara serentak.

Untuk diketahui, Sekolah Kebangsaan Tular Nalar Mafindo yang digelar di Aula Perpustakaan IAIN Kendari mengusung tagar #GenZBisaMilih dan #FasihDemokrasi.

Kegiatan ini menjadi kali kedua Prodi IAT IAIN Kendari sebagai bentuk komitmen dalam mendidik generasi muda yang cerdas berdemokrasi.

Kegiatan tersebut melibatkan 10 fasilitator dan 5 pelaksana, Himpunan Mahasiswa Prodi, Ikatan Alumni IAT, serta 100 orang peserta.

Selain Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, agenda tersebut juga turut dihadiri Wakil Dekan I dan Wakil Dekan II Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah. (*)

(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved