Berita Konawe Selatan

Kapolres Konawe Selatan AKBP Febry Sam Terima Buku Kalosara Dari Tokoh Adat Konsel Sulawesi Tenggara

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Konawe Selatan Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) AKBP Febry Sam menerima buku Kalosara.

Penulis: Samsul | Editor: Amelda Devi Indriyani
Istimewa
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Konawe Selatan Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) AKBP Febry Sam menerima buku Kalosara. Buku berjudul 'Memahami Kalosara dengan Mudah' diberikan langsung oleh tokoh adat Konawe Selatan (Konsel), Basaula Tamburaka. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE SELATAN - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Konawe Selatan Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) AKBP Febry Sam menerima buku Kalosara.

Buku berjudul 'Memahami Kalosara dengan Mudah' diberikan langsung oleh tokoh adat Konawe Selatan (Konsel), Basaula Tamburaka.

Basaula mengatakan sebagai pejabat, baik itu Eksekutif (Pemerintahan) maupun Yudikatif (Kepolisian) di manapun bertugas maka harus mengetahui budaya, adat dan kearifan lokal daerah tersebut.

"Di mana kita bertugas, seperti di Bumi Anoa Tolaki wilayah Konsel (Andoolo) maka harus memahami dan mengamalkan filosofi di mana bumi dipijak disitu langit dijunjung,” katanya kepada TribunnewsSultra.com, Sabtu (20/7/2024).

Maka dari itu, pihaknya memberikan buku Kalosara yang mempunyai makna kearifan lokal Sultra, khususnya adat Tolaki.

“Sehingga saya berinisiatif untuk menyerahkan buku ini, agar Bapak Kapolres AKBP Febry Sam dapat memahami ilmu Kalosara sebagai salah satu kearifan lokal Tolaki,” ujar Basaula Tamburaka.

Ia juga menyampaikan, dalam momen silaturahminya tersebut selain menyerahkan sebuah buku, pihaknya juga menyerahkan foto warisan budaya takbenda Kalosara yang telah mendapat pengakuan Kemendikbud RI dengan No. Register 204758/MPK.F/DO/2013.

Baca juga: Arti dan Makna Kalosara Digunakan dalam Perkawinan Adat Tolaki di Sulawesi Tenggara

Sementara itu, Kapolres Konsel, AKBP Febry Sam berterima kasih dan menerima dengan senang hati buku dan foto tersebut. Ia sangat menghargai kearifan suku Tolaki. 

"Alhamdulillah, bertempat di ruang kerja saya menerima buku dan bingkai foto salah satu dari 3 buah warisan budaya takbenda Kalosara yang telah mendapat pengakuan dari Kemendikbud. Saya berharap bisa bekerja sama seluruh komponen masyarakat Konsel," katanya.

Diketahui sebelumnya, pihaknya telah melakukan kunjungan kerja pertama ke Sekretariat DPD LAT Kabupaten Konawe Selatan di Andoolo.(*)

(TribunnewsSultra.com/Samsul)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved