Berita Konawe Utara

80 Persen Lansia Desa Laronanga Konawe Utara Hipertensi, Warga Diminta Rutin Berobat Jaga Pola Hidup

Sekitar 80 persen warga lanjut usia di Desa Laronanga, Kecamatan Andowia, Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terdeteksi hipertensi

Penulis: Nursaida | Editor: Amelda Devi Indriyani
(TribunnewsSultra.com/Nursaida)
PEMERIKSAAN KESEHATAN - Lansia saat melakukan skrining tekanan darah di Balai Desa Laronanga, Kecamatan Andowia, Konawe Utara, pada Sabtu (30/8/2025). Dari hasil pendataan dan pemeriksaan mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Halu Oleo Kendari, ditemukan sekitar 80 persen lansia di Desa Laronanga mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi.(TribunnewsSultra.com/Nursaida) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE UTARA – Sekitar 80 persen warga lanjut usia (lansia) di Desa Laronanga, Kecamatan Andowia, Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terdeteksi mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi. 

Fakta ini terungkap setelah dilakukan pendataan dan skrining tekanan darah oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, di Balai Desa Laronanga, pada Sabtu (30/8/2025).

Desa Laronanga merupakan salah satu desa di wilayah kecamatan berpenduduk 9.145 pada tahun 2024.

Kantor desanya, berjarak 1,4 kilometer dari Koramil Asera, dan 1,2 kilometer dari Lapangan Sepak Bola Kelurahan Andowia.

Koordinator Humas KKN Tematik Literasi UHO, Yuyun Juliati, menjelaskan hasil pemeriksaan menunjukkan mayoritas lansia memiliki tekanan darah di atas batas normal.

“Sekitar 80 persen untuk lansianya (terkena hipertensi)” ujar Yuyun saat diwawancarai oleh TribunnewsSultra.com di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan, kondisi ini sejalan dengan hasil penelitian di Puskesmas Laronanga Pantai yang mencatat hipertensi sebagai penyakit dengan jumlah kasus tertinggi di desa tersebut.

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Jantung Dibagikan Dokter Spesialis Kardiovaskular di Kendari, Begini Cara CPR

“Kami mengambil tema hipertensi karena berdasarkan hasil penelitian kami di Puskesmas Laronanga Pantai, penyakit terbesar nomor 1 di desa ini yaitu hipertensi,” jelasnya.

Sejalan dengan ini pula, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit (RS) Konawe Utara juga mencatat keluhan terbanyak pada tahun 2025 untuk kasus rawat jalan adalah hipertensi, dengan jumlah 149 kasus.

Sementara untuk rawat inap, berjumlah 20 kasus.

Melihat tingginya angka hipertensi, Yuyun berpesan agar masyarakat terutama lansia lebih disiplin menjaga kesehatan, mulai dari mengonsumsi obat secara teratur hingga memperbaiki gaya hidup sehat.

“Pesan kesehatannya untuk masyarakat khususnya yang lanjut usia, apalagi yang sudah terdiagnosis hipertensi itu bisa lebih terkontrol lagi dijaga lagi obatnya," ungkap wanita dengan sapaat Yuyun tersebut.

"Kemudian mungkin kalau sudah usianya sekitar 40-an itu sudah mulailah jaga pola hidup sehat, terutama hindari makan makanan lemak dan juga rajin untuk berolahraga,” tambahnya.

Dari pantauan TribunnewsSultra.com, kegiatan tersebut diikuti puluhan lansia, baik perempuan maupun laki-laki.

Baca juga: Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka Jamin Kesehatan Warga Sultra, Cek Syarat dan Ketentuan

Tak hanya itu, juga ditemukan 6 lansia dengan tanda-tanda diagnosa mengarah pada penyakit diabetes.

Selain pemeriksaan kesehatan gratis, masyarakat juga mendapatkan camilan berupa bubur kacang hijau.(*)

(TribunnewsSultra.com/Nursaida)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved