Rabu, 22 April 2026

Desa Wisata di Sulawesi Tenggara

Desa Wisata Tinukari di Kolaka Utara Sultra Punya Arung Jeram hingga Flying Fox Pacu Adrenalin

Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memiliki beberapa desa wisata. Namanya adalah Desa Wisata Tinukari, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolut.

Tayang: | Diperbarui:
zoom-inlihat foto Desa Wisata Tinukari di Kolaka Utara Sultra Punya Arung Jeram hingga Flying Fox Pacu Adrenalin
handover
Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memiliki beberapa desa wisata. Salah satu desa wisata tersebut berada di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Provinsi Sultra. Namanya adalah Desa Wisata Tinukari, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolut. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memiliki beberapa desa wisata.

Salah satu desa wisata tersebut berada di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Provinsi Sultra.

Namanya adalah Desa Wisata Tinukari, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolut.

Lokasinya cukup jauh dari ibu kota Kabupaten Kolaka Utara, Lasusua.

Jika dari Kabupaten Kolaka, waktu tempuhnya sekitar 1,5 hingga 2,5 jam.

Sementara, dari Kota Kendari ke Desa Wisata Tinukari sekira 5 hingga 6 jam.

Untuk menuju ke Desa Tinukari dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Baca juga: Air Terjun Moramo, Daya Pikat Desa Wisata Sumbersari Konawe Selatan Sulawesi Tenggara, Pilihan Paket

Desa Tinukari memiliki luas 5.000 hektare atau sekitar 21.610 km persegi.

Luas kawasan yang digunakan untuk wisata kurang lebih tiga sampai empat hektare.

Lokasi Desa Tinukari berada tepat di dasar kaki Gunung Mekongga.

Hal ini menjadikan desa itu, lokasi titik start jika ingin mendaki gunung tertinggi di Sultra tersebut.

Desa Tinukari mulai dijadikan desa wisata pada tahun 2018 oleh Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara.

Objek wisata andalannya yaitu arung jeram dan flying fox.

Di mana, arung jeram tersebut merupakan yang pertama di Sulawesi Tenggara.

Baca juga: Waburi Park Destinasi Desa Wisata Gaya Baru di Buton Selatan Sulawesi Tenggara, Panorama Sunset

Lokasi wisata ini sangat cocok dikunjungi bagi Anda yang menyukai wisata alam menguji nyali.

Anda bisa bermain arung jeram dan flying fox, sembari menikmati pemandangan alam.

Karena suguhan keindahan alamnya dijamin memanjakan dan menyegarkan mata.

Wisata Arung Jeram Tinukari

Lantaran memiliki potensi untuk dikunjungi wisatawan, pemerintah menyediakan fasilitas perahu arung jeram.

Hal tersebut untuk menarik para wisatawan yang datang mencoba olahraga ekstrem memacu adrenalin ini.

Anda yang ingin menyambangi wisata arung jeram ini dapat diakses setiap hari.

KOLASE FOTO- Berikut ini destinasi wisata Arung Jeram Tinukari di Kolaka Utara Sulawesi Tenggara (Sultra). Menjajal destinasi wisata yang begitu memacu adrenalin namun disuguhkan pula keindahan  pemandangan alam.  Hal ini dapat Anda nikmati saat menyambangi Kabupaten Kolaka Utara. Destinasi ini, berada di Desa Tinukari Kecamatan Wawo Kabupaten Kolaka Utara,Provinsi Sulawesi Tenggara.
KOLASE FOTO- Berikut ini destinasi wisata Arung Jeram Tinukari di Kolaka Utara Sulawesi Tenggara (Sultra). Menjajal destinasi wisata yang begitu memacu adrenalin namun disuguhkan pula keindahan  pemandangan alam.  Hal ini dapat Anda nikmati saat menyambangi Kabupaten Kolaka Utara. Destinasi ini, berada di Desa Tinukari Kecamatan Wawo Kabupaten Kolaka Utara,Provinsi Sulawesi Tenggara. (Dokumentasi Dispar Sultra (kiri)/Jelajah Sultra (kanan))

Namun, untuk mendapatkan nuansa rafting yang lebih mantap, Anda bisa datang bulan Desember hingga Mei.

Karena rentan bulan tersebut, aliran air sangat deras, sehingga sangat cocok dan lebih seru untuk dijajal.

Untuk menikmati berwisata di Desa Wisata Tinukari, ada tiga paket wisata yang bisa dipilih, yakni family, medium atau hard.

Jika Anda memilih hard, perlu berjalan kaki hingga 12 kilometer mencapai titik start dengan waktu yang tak sebentar.

Sehingga, Anda bersama tim perlu menginap atau camping dan merasakan tidur di alam bebas.

Anda akan ditemani petugas dan dilatih mengenai standar operasional prosedur untuk menikmari olahraga ekstrem tersebut.

Adapun biaya yang diperlukan untuk bisa menjajal rafting ini Rp1,5 juta per perahu.

Baca juga: Desa Labengki Konawe Utara Sultra Peringkat 6 Desa Wisata Nasional 2023 Usai Lewati Proses Seleksi

Nominal tersebut, sudah termasuk fasilitas lainnya seperti dayung, helm, dan pelampung untuk lima orang.

Ini juga termasuk dokumentasi, tiket masuk desa, hingga disediakan snack dan minuman untuk menemani serunya wahana arung jeram.

Untuk paket medium, Anda hanya akan berjalan lima kilometer saja ke area start.

Namun harus menyeberangi sungai tiga kali dan tak perlu menghabiskan waktu untuk camping.

Nominal yang dibayarkan untuk medium adalah Rp750 ribu dengan fasilitas yang sama.

Wahana Panjat Tebing dan Flying Fox

Selain bisa menikmati wahana arung jeram, ternyata di Desa Wisata Tinukari, Anda juga dapat mencoba panjat tebing dan flying fox.

Baca juga: 20 Desa Wisata Diprioritaskan Jadi Pendukung Seven Wonder di Sultra, Sani-Sani hingga Liangkabori

Anda dibawa melintasi sungai sambil melayang, dengan peralatan sesuai standar operasional prosedur.

Anda juga bisa mendaki Gunung Mekongga, butuh waktu empat hari dengan medan yang cukup terjal di akhir jalan pendakian.

Desa Wisata Tinukari memiliki banyak keunikan termasuk hewan-hewan langka yang dapat ditemui.

Hewan langka seperti anoa, burung rangkong, dan tikus yang berkepala burung garuda di dalam perjalanan.

Fasilitas Desa Wisata Tinukari

Fasilitas wisata desa tinukari yaitu area parkir, kafetaria, kamar mandi umum, outbound, spot foto, dan tempat makan.

Jika ingin menampilkan atraksi budaya perpaduan antara Tari Mondotambe dan Paddupa mengeluarkan biaya Rp5 juta. (*)

(TribunnewsSultra.com/Adrian Adnan Sholeh)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved