Desa Wisata di Sulawesi Tenggara
Desa Wisata Tinukari di Kolaka Utara Sultra Punya Arung Jeram hingga Flying Fox Pacu Adrenalin
Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memiliki beberapa desa wisata. Namanya adalah Desa Wisata Tinukari, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolut.
Penulis: Adrian Adnan Sholeh | Editor: Sitti Nurmalasari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Desa-Wisata-Tinukari-di-Kolaka-Utara-Sultra-Punya-Arung-Jeram-hingga-Flying-Fox-Pacu-Adrenalin.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memiliki beberapa desa wisata.
Salah satu desa wisata tersebut berada di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Provinsi Sultra.
Namanya adalah Desa Wisata Tinukari, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolut.
Lokasinya cukup jauh dari ibu kota Kabupaten Kolaka Utara, Lasusua.
Jika dari Kabupaten Kolaka, waktu tempuhnya sekitar 1,5 hingga 2,5 jam.
Sementara, dari Kota Kendari ke Desa Wisata Tinukari sekira 5 hingga 6 jam.
Untuk menuju ke Desa Tinukari dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Baca juga: Air Terjun Moramo, Daya Pikat Desa Wisata Sumbersari Konawe Selatan Sulawesi Tenggara, Pilihan Paket
Desa Tinukari memiliki luas 5.000 hektare atau sekitar 21.610 km persegi.
Luas kawasan yang digunakan untuk wisata kurang lebih tiga sampai empat hektare.
Lokasi Desa Tinukari berada tepat di dasar kaki Gunung Mekongga.
Hal ini menjadikan desa itu, lokasi titik start jika ingin mendaki gunung tertinggi di Sultra tersebut.
Desa Tinukari mulai dijadikan desa wisata pada tahun 2018 oleh Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara.
Objek wisata andalannya yaitu arung jeram dan flying fox.
Di mana, arung jeram tersebut merupakan yang pertama di Sulawesi Tenggara.
Baca juga: Waburi Park Destinasi Desa Wisata Gaya Baru di Buton Selatan Sulawesi Tenggara, Panorama Sunset
Lokasi wisata ini sangat cocok dikunjungi bagi Anda yang menyukai wisata alam menguji nyali.
Anda bisa bermain arung jeram dan flying fox, sembari menikmati pemandangan alam.
Karena suguhan keindahan alamnya dijamin memanjakan dan menyegarkan mata.
Wisata Arung Jeram Tinukari
Lantaran memiliki potensi untuk dikunjungi wisatawan, pemerintah menyediakan fasilitas perahu arung jeram.
Hal tersebut untuk menarik para wisatawan yang datang mencoba olahraga ekstrem memacu adrenalin ini.
Anda yang ingin menyambangi wisata arung jeram ini dapat diakses setiap hari.
Namun, untuk mendapatkan nuansa rafting yang lebih mantap, Anda bisa datang bulan Desember hingga Mei.
Karena rentan bulan tersebut, aliran air sangat deras, sehingga sangat cocok dan lebih seru untuk dijajal.
Untuk menikmati berwisata di Desa Wisata Tinukari, ada tiga paket wisata yang bisa dipilih, yakni family, medium atau hard.
Jika Anda memilih hard, perlu berjalan kaki hingga 12 kilometer mencapai titik start dengan waktu yang tak sebentar.
Sehingga, Anda bersama tim perlu menginap atau camping dan merasakan tidur di alam bebas.
Anda akan ditemani petugas dan dilatih mengenai standar operasional prosedur untuk menikmari olahraga ekstrem tersebut.
Adapun biaya yang diperlukan untuk bisa menjajal rafting ini Rp1,5 juta per perahu.
Baca juga: Desa Labengki Konawe Utara Sultra Peringkat 6 Desa Wisata Nasional 2023 Usai Lewati Proses Seleksi
Nominal tersebut, sudah termasuk fasilitas lainnya seperti dayung, helm, dan pelampung untuk lima orang.
Ini juga termasuk dokumentasi, tiket masuk desa, hingga disediakan snack dan minuman untuk menemani serunya wahana arung jeram.
Untuk paket medium, Anda hanya akan berjalan lima kilometer saja ke area start.
Namun harus menyeberangi sungai tiga kali dan tak perlu menghabiskan waktu untuk camping.
Nominal yang dibayarkan untuk medium adalah Rp750 ribu dengan fasilitas yang sama.
Wahana Panjat Tebing dan Flying Fox
Selain bisa menikmati wahana arung jeram, ternyata di Desa Wisata Tinukari, Anda juga dapat mencoba panjat tebing dan flying fox.
Baca juga: 20 Desa Wisata Diprioritaskan Jadi Pendukung Seven Wonder di Sultra, Sani-Sani hingga Liangkabori
Anda dibawa melintasi sungai sambil melayang, dengan peralatan sesuai standar operasional prosedur.
Anda juga bisa mendaki Gunung Mekongga, butuh waktu empat hari dengan medan yang cukup terjal di akhir jalan pendakian.
Desa Wisata Tinukari memiliki banyak keunikan termasuk hewan-hewan langka yang dapat ditemui.
Hewan langka seperti anoa, burung rangkong, dan tikus yang berkepala burung garuda di dalam perjalanan.
Fasilitas Desa Wisata Tinukari
Fasilitas wisata desa tinukari yaitu area parkir, kafetaria, kamar mandi umum, outbound, spot foto, dan tempat makan.
Jika ingin menampilkan atraksi budaya perpaduan antara Tari Mondotambe dan Paddupa mengeluarkan biaya Rp5 juta. (*)
(TribunnewsSultra.com/Adrian Adnan Sholeh)
Desa Wisata Tinukari
Kecamatan Wawo
Kolaka Utara
Kolut
Sulawesi Tenggara
Sultra
arung jeram
desawisata
pesonasultra
| 20 Desa Wisata Diprioritaskan Jadi Pendukung Seven Wonder di Sultra, Sani-Sani hingga Liangkabori |
|
|---|
| Rangkaian Kegiatan Gernas BBI BWI Sultra 2023 di Kendari, Pameran Desa Wisata hingga Produk Ekraf |
|
|---|
| Sani-sani di Kolaka Terpilih Jadi 75 Desa Wisata Terbaik, Menteri Sandiaga Uno Bakal Berkunjung |
|
|---|
| 10 Rekomendasi Desa Wisata di Sulawesi Tenggara, Ada Pemandangan Negeri di Atas Awan |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.