Banjir di Kota Kendari Sultra
Pj Wali Kota Kendari Harap Warga yang Bermukim di Kawasan Tahura Nipa-nipa Mau Direlokasi
Pj Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup berharap warga yang bermukim di Kawasan Taman Hutan Raya atau Tahura Nipa-nipa mau direlokasi.
Penulis: Dewi Lestari | Editor: Sitti Nurmalasari
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Penjabat atau Pj Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup berharap warga yang bermukim di Kawasan Taman Hutan Raya atau Tahura Nipa-nipa mau direlokasi.
Muhammad Yusup mengatakan Tahura Nipa-nipa menjadi daerah resapan air, tetapi kini sebagian wilayahnya menjadi permukiman warga.
Sehingga, apabila hujan mengguyur Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan intensitas tinggi, air tersebut akan mengalir ke daerah yang dataran rendah hingga menyebabkan banjir.
Baca juga: Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Konawe Sebabkan Pohon Tumbang, Sekolah, Rumah Terendam Banjir
"Jadi tidak boleh ada permukiman di Tahura, aturannya seperti itu, karena Tahura ini sebagai daerah resapan air," ujarnya saat ditemui TribunnewsSultra.com di lokasi banjir Jalan Lasolo, Kecamatan Kendari Barat, Jumat (8/3/2024).
Mantan Pj Bupati Buton Tengah (Buteng) tersebut menambahkan soal relokasi ini, Pemkot Kendari masih akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Sultra ini, hal tersebut dilakukan agar mengembalikan fungsi Tahura Nipa-nipa, sehingga bisa mengatasi masalah banjir. (*)
(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)
Pj Wali Kota Kendari
Muhammad Yusup
warga
Tahura Nipa-nipa
relokasi
Sulawesi Tenggara
Sultra
banjir
longsor
UPDATE Dampak Banjir Kendari Sulawesi Tenggara Hari ini, Tanah Longsor dan Pohon Tumbang Timpa Rumah |
![]() |
---|
Update Banjir Kendari: BPBD Sebut Lima Rumah Warga Kelurahan Dapu-Dapura Hanyut |
![]() |
---|
Update Banjir Kendari: 2.198 Rumah di Kota Kendari Sulawesi Tenggara Terdampak |
![]() |
---|
Bakal Calon Wali Kota Kendari AJP Bersama Ormas MKGR Sultra Salurkan Bantuan Korban Banjir |
![]() |
---|
Update Banjir Kendari: Dua Hari Pasca Banjir Sampah Menumpuk Depan Rumah Warga, Mobilitas Terganggu |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.