Doa dan Amalan Harian
Waktu Membaca Niat Puasa Ramadhan, Lengkap Arab, Latin dan Terjemahan, Serta Hal yang Batalkan Puasa
Niat puasa Ramadhan ini wajib dibaca pada malam hari sebelum terbit fajar, biasanya niat dibaca setiap selesai salat tarawih atau ketika makan sahur.
Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Amelda Devi Indriyani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/hal-yang-membatalkan-puasa.jpg)
Contoh perbuatan yang dilarang yakni membicarakan kejelekkan orang lain, berbohong, mencaci maki orang lain, dan sebagainya.
Orang yang Diperbolehkan Meninggalkan Puasa Ramadhan
Meski berpuasa merupakan kewajiban bagi setiap muslim, tetapi dalam keadaan tertentu seseorang diperbolehkan untuk tidak berpuasa.
Orang-orang yang diperbolehkan meninggalkan puasa tersebut adalah sebagai berikut:
- Orang yang sedang sakit dan tidak kuat untuk berpuasa atau apabila berpuasa sakitnya semakin parah.
Namun, orang tersebut harus mengganti puasa di hari lain apabila sudah sembuh nanti.
- Orang yang sedang dalam perjalanan jauh, wajib mengqada puasanya di hari lain.
- Orang tua yang sudah lemah sehingga tidak kuat lagi untuk berpuasa.
Nantinya wajib membayar fidyah, yakni bersedekah tiap hari ¾ liter beras atau yang sama dengan itu kepada fakir miskin.
- Orang yang sedang hamil dan menyusui anak.
Jika khawatir akan menjadi mudarat kepada dirinya sendiri atau beserta anaknya, maka wanita yang sedang hamil dan menyusui wajib mengqada puasanya sebagaimana orang yang sedang sakit.
Namun jika hanya khawatir akan menimbulkan mudarat bagi anaknya, maka wajib mengqada puasanya dan membayar fidyah kepada fakir miskin.
Wallahu A'lam Bishawab
(Tribunnews.com)(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)