Penetapan DCT Sultra
Sosok Bacaleg PKS dan Gerindra Dicoret KPU Sultra, Direktur Utama Perumda Kendari dan Mantan Napi
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara mencoret dua nama bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Sultra Pemilihan Umum atau Pemilu 2024.
Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Sosok-Bacaleg-PKS-dan-Gerindra-Dicoret-KPU-Sultra-Direktur-Utama-Perumda-Kendari-dan-Mantan-Napi.jpg)
"Jadi dia kami usung maju di Dapil 2 Sultra Konsel-Bombana, bukan di Kendari," ungkapnya.
Yaudu menyampaikan, Munir berstatus sebagai pengganti saat pengusulan DCS.
Sementara itu, bakal caleg Gerindra yang dicoret KPU bernama Sahlan Saranani. Ia diusung Gerindra untuk maju di kontestasi Pileg DPRD Sultra Dapil 6.
"Iya, namanya Sahlan Saranani," kata Sekretaris Gerindra Sultra, Safarullah.
Safarullah mengatakan, Sahlan merupakan pensiunan Aparatur Sipil Negera (ASN) di Konawe.
Baca juga: KPU Sultra Belum Tindaki APS Bacaleg dan Parpol yang Terpasang di Tempat Umum Sebelum Masa Kampanye
Namun, terkait statusnya sebagai mantan narapidana, Gerindra tidak pernah mengetahui kasus tersebut karena tidak disampaikan saat daftar di partai.
"Kalau masalah kasusnya bisa konfirmasi ke Bawaslu. Karena kami juga baru mengetahui kemarin berdasarkan info dari KPU," jelas Safarullah. (*)
(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari)