Rabu, 15 April 2026

Polisi Pukul Mahasiswa di Kendari

Demonstran Bantah Pukul Duluan, Kasus Polisi Baku Pukul dengan Mahasiswa di RS Hermina Kendari

Demonstran membantah bahwa memukul duluan, sebagaimana penjelasan Polresta Kendari.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Sugi Hartono | Editor: Risno Mawandili
zoom-inlihat foto Demonstran Bantah Pukul Duluan, Kasus Polisi Baku Pukul dengan Mahasiswa di RS Hermina Kendari
Istimewa
Mahasiswa demo di jalanan usai salah satu anggotanya baku pukul dengan polisi di RS Hermina Kendari, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Senin (18/9/2023). Pihak demonstran membantah bahwa memukul duluan, sebagaimana penjelasan Polresta Kendari. 

TRIBUNNEWSSULTRA,KENDARI - Pihak demonstran membantah bahwa memukul duluan, sebagaimana penjelasan Polresta Kendari.

Dalam penjelasannya, Polresta Kendari memaparkan bahwa polisi memukul karena demonstran menyerang lebih dulu.

Penanggung jawab demo Aldi Lamoito mengatakan, video beredar merekam salah satu demonstran memukul ke arah polisi berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di lapangan.

"Itu berbanding terbalik (dengan peristiwa sebenarnya). Sebelumnya di-video yang beredar itu, karena ada video awal yang tidak sempat direkam," ujarnya, Senin.

Aldi menuturkan bahwa dalam peristiwa itu pihaknya terlebih dahulu dipukul oleh pihak kepolisian.

"Sebelum sampai di situ, ada teman kami yang dipukul duluan sebelum kejadian itu," ucapnya.

Baca juga: 1 Pelajar Wawotobi Tenggelam di Pantai Taipa Konawe Utara Belum Ditemukan, Pencarian Lanjut Besok

Baca juga: 1 Polisi Sesak Nafas Usai Baku Pukul dengan Demonstran Depan RS Hermina Kendari Sulawesi Tenggara

Untuk diketahui, beredar video polisi baku pukul dengan mahasiswa yang demo di RS Hermina Kendari, Jl DI Panjaitan, Kelurahan Wundudopi, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Provinsi Sultra, pada Senin siang (18/9/2023).

Dalam video itu seorang polisi dan demonstran saling dorong hingga adu jotos.

Setelah peristiwa itu, seorang polisi bernama Iptu Syafrin dilaporkan sesak nafas sehingga menjalani perawatan di klinik Polresta Kendari.

Hal ini sebagaimana dikatakan Kapolresta Kota Kendari, Kombes Pol Muh Eka Fatturahman.

Iptu Syafrin sesak nafas setelah dadanya dipukul demonstran saat sedang membubarkan aksi demonstran di RS Hermina.

"Saat ini sedang dalam perawatan di klinik Polresta Kendari," ujar Kombes Eka, Senin malam.

Mahasiswa Pukul Duluan

Diberitakan TribunnewsSultra.com sebelumnya, setelah beredar luas video polisi pukul mahasiswa di RS Hermina Kendari, Kapolresta Kendari Kombes Pol M Eka Faturrahman merilis kronologi peristiwa versinya.

Dalam keterangan resmi disebutkan bahwa mahasiswa memukul duluan seorang polisi bernama Iptu Syafrin.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved