Berita Kendari

Pemkot Kendari Godok Persiapan Bangun Industri Baterai, Tahun Ini Fokus Bebaskan Lahan dan Perizinan

Pemerintah Kota (Pemkot) tengah menggodok dan mematangkan persiapan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Penjabat Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengatakan proyek yang telah dimulai perencanaannya sejak 2015 lalu tersebut, saat ini tengah melakukan pembebasan lahan. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pemerintah Kota (Pemkot) tengah menggodok dan mematangkan persiapan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

PSN berupa pembangunan industri suplai untuk baterai listrik tersebut bakal dibangun di wilayah Kecamatan Nambo dan Kecamatan Abeli.

Pemkot Kendari bekerja sama dengan PT Kendari Kawasan Industri Terpadu (KKIT) yang merupakan penerima mandat untuk pelaksanaan PSN di Kota Kendari.

Penjabat Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengatakan proyek yang telah dimulai perencanaannya sejak 2015 lalu tersebut, saat ini tengah melakukan pembebasan lahan.

Asmawa menyebut sekira 200 hektar lahan sudah dibebaskan dari total luasan lahan yang akan digunakan rata-rata kurang lebih 1.329 hektar yang terletak di dua kecamatan tersebut.

Baca juga: TPP ASN di Kendari Tahun 2023 Naik 37 Persen, Asmawa Tosepu Minta Tingkatkan Kinerja dan Disiplin

Menurutnya, dengan produksi utama berupa suplai untuk baterai listrik ini akan sangat mempengaruhi tingkat pertumbuhan ekonomi Kota Kendari.

"Pemkot mendapat informasi kesiapan pelaksanaan proyek ini, paling tidak dari sumber pendanaan sudah tidak ada persoalan," katanya usai mengikuti Rapat Koordinasi Pemkot Kendari bersama PT KKIT di Kota Kendari, Selasa (3/1/2023).

Selain itu, ada limitasi waktu yang telah ditargetkan, salah satunya target untuk tahun 2023, PT KKIT harus menyelesaikan pembebasan lahan hingga pengurusan perizinan.

Kemudian, di tahun 2024 baru fokus untuk operasional proyek hingga kawasan industri itu dapat beroperasi dengan optimal.

"Jadi paling tidak satu tahun ini sudah ada progres, paling utama adalah pembebasan lahan di kawasan itu," ujarnya.

Baca juga: ASN Wajib Laporkan Harta Kekayaan ke KPK Lewat Situs E-LHKPN, PJ Wali Kota Kendari: Kepatutan Kita

"Kalau perizinan sebagian besar sudah tetapi tentu semua perizinan menyesuaikan dengan dokumen tata ruang Kota Kendari," tambahnya.

Asmawa menjelaskan ada beberapa hal yang menjadi penekanan kepada pihak PT KKIT agar dipenuhi yaitu pengurusan AMDAL atau dokumen administrasi yang berkaitan dengan lingkungan.

Kemudian, Pemkot juga mensyaratkan kepada PT KKIT agar dapat berkontribusi menghadirkan kesejahteraan masyarakat.

"Jadi mengutamakan pekerja di sekitar kawasan, tapi karena ini proyek nasional tentu keberpihakan pemerintah pusat ke daerah menjadi penting guna pertumbuhan ekonomi di Kota Kendari," bebernya.

Diharapkan dengan adanya proyek ini, dapat merekrut tenaga kerja lokal dengan porsi atau kapasitas lebih besar.

Baca juga: Sektor Pariwisata dan Perdagangan di Kendari Dapat Angin Segar, Pemkot Kerja Sama Pemda Konawe Utara

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved