Berita Kendari
Cek Lokasi Penyimpanan Alkes RS Antero Hamra, DPRD Kendari Minta Dipindahkan ke Gedung Pemerintah
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Kendari turun langsung mengecek lokasi penyimpanan alat kesehatan pengadaan untuk Rumah Sakit Antero Hamra.
Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Sitti Nurmalasari
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari turun langsung mengecek lokasi penyimpanan alat kesehatan pengadaan untuk Rumah Sakit Antero Hamra.
DPRD Kota Kendari mengecek lokasi penyimpan alat kesehatan (alkes) untuk rumah sakit yang berlokasi di Puuwatu tersebut, pada Senin (31/10/2022).
Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari sempat enggan menyampaikan lokasi penyimpanan alat kesehatan tersebut.
Hal tersebut lantas menimbulkan polemik di masyarakat yang langsung beranggapan ada sesuatu dibalik pengadaan alat kesehatan untuk Rumah Sakit Tipe D atau Rumah Sakit Antero Hamra.
Saat ini, Rumah Sakit Antero Hamra sementara dibangun di daerah Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Baca juga: Tempat Penyimpanan Alat Kesehatan Rumah Sakit Antero Hamra di Kendari Sultra Masih Dirahasiakan
Ketua DRPD Kota Kendari, Subhan mengatakan pengecekan dilakukan di dua lokasi penyimpanan alat kesehatan, yakni di rumah toko atau ruko di depan Kantor Kendari Pos dan ruko di dekat PLN Kendari.
Subhan memastikan kondisi alat kesehatan dalam keadaan aman, termasuk lokasi penyimpanan yang juga strategis dalam artian tidak rawan banjir, bahkan lokasi penyimpanan juga dilengkapi cctv.
"Untuk alat kesehatan ada di dua gudang di samping lampu merah PLN dan di depan Kantor Kendari Pos," ujarnya.
Namun, pihaknya meminta dan menyarankan Pemerintah Kota Kendari dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk menyatukan penyimpanan alat kesehatan dan menggunakan gedung pemerintah.
Sehingga pada saat rumah sakit selesai, sarana prasarana juga sudah siap digunakan dan mudah untuk dipindahkan ke rumah sakit.
Baca juga: Pengadaan Alat Kesehatan Rumah Sakit Jantung Oputa Yi Koo Sultra Dapat Pinjaman Dana Rp63 Miliar
"Mereka siap melakukan, tapi kan ini faktor keamanan yang diprioritaskan. Karena alat kessehatan ini sensitif jangan sampai diangkat dalam kondisi terbalik dan sebagainya," jelasnya.
"Nanti kita akan komunikasi kan itu, bisa ditempatkan di gedung pemerintah, kan ada yang di Puuwatu, saya rasa akan lebih bagus," lanjutnya.
Kata Ketua DPRD Kota Kendari ini, hal tersebut menjadi tanggung jawab bersama baik itu pihak rekanan dan dinas terkait.
Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, Rajab Jinik yang juga turut hadir saat pengecekan lokasi menegaskan jika keberadaan alat kesehatan tersebut ada dan dalam kondisi aman.
"Yang jelas tidak ada barang negara yang dirahasiakan termasuk alat kesehatan. Ini disimpan di tempat swasta, di depan Kendari Pos satu dengan di ruko persimpangan PLN," ujarnya.
Baca juga: Sidang Kasus Suap Alat Kesehatan, 5 Pejabat Pemprov Sultra Kompak Tak Tahu Penawaran Bonus 10 Persen